Pemimpin Muslim Keturunan Tionghoa, Banyak Yang Bisa Diteladani Dari Sosok Ini
Makam Oei Ing Kiat di Puncak Gunung Bugel Lasem.
Makam Oei Ing Kiat di Puncak Gunung Bugel Lasem.

Lasem – Adipati Lasem yang satu ini merupakan keturunan Tionghoa, namun dia menjadi tokoh muslim. Bergelar Tumenggung Widyaningrat, berhasil memimpin Lasem dengan penuh keadilan, sehingga masyarakatnya merasa sangat diayomi.

Yah..begitulah secuil kisah Oei Ing Kiat, Adipati Lasem pada era tahun 1727. Oei Ing Kiat keturunan juru mudi armada Laksamana Cheng Ho. Meski keturunan Tionghoa, tapi Oei Ing Kiat mendapatkan dukungan dari penduduk pribumi.

Pegiat budaya di Lasem, Abdullah Hamid mengisahkan Oei Ing Kiat merupakan saudagar kaya raya beragama Islam. Ketika memimpin Lasem, ia sukses menyatukan kekuatan antara kaum Tionghoa dengan masyarakat pribumi kala itu.

Oei Ing Kiat gugur dalam sebuah peperangan melawan kompeni Belanda tahun 1751. Jenazahnya dikebumikan di puncak Gunung Bugel, Desa Warugunung, Kecamatan Pancur.

“Semasa hidup, beliau sangat dekat dengan Raden Panji Margono dan Kiai Baidlawi. Saat mendengar Raden Panji Margono gugur lebih dulu melawan Belanda, Oei Ing Kiat sangat marah. Ia gigih melawan Belanda, hingga akhirnya tertembak. Jenazah beliau dimakamkan di makam muslim kawasan Gunung Bugel, “ terangnya.

Kepala Desa Warugunung Kecamatan Pancur, Muhammad Ridwan mengungkapkan dulu sering ada warga dari luar daerah datang ke makam Oei Ing Kiat. Pernah disalahgunakan untuk mencari nomor Togel dan mengarah pada kemusyrikan, warga sekitar sempat menyamarkan makam tersebut, agar sulit diketahui. Namun belakangan makam Oei Ing Kiat sudah ditata lebih representatif.

“Dulu itu makam Oei Ing Kiat diberi tanda dayung perahu dan dekat dengan pohon beringin. Menuju ke sana, harus melewati jalan menanjak sejauh 200 an Meter. Dayung perahunya sudah nggak ada, beringinnya juga dipotong oleh warga. Tujuannya biar nggak mengarah pada syirik. Seiring berjalannya waktu sudah nggak. Makam Oei Ing Kiat kini lebih banyak didatangi pegiat sejarah, “ terang Kades.

Ridwan menambahkan jika menilik cerita Babad Lasem, Oei Ing Kiat merupakan sosok pemimpin dermawan, adil, gigih melawan penjajah dan menjadi seorang muslim yang taat. Semangat Oei Ing Kiat tersebut, menurutnya layak ditularkan bagi generasi muda sekarang. (MJ – 81).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *