Kendala Ini Yang Dihadapi Saat Kibarkan Bendera Merah Putih Di Dalam Laut Rembang
Para penyelam bersiap mengibarkan bendera merah putih di dalam laut, perairan Pulau Gede Rembang, Sabtu (15 Agustus 2026).
Para penyelam bersiap mengibarkan bendera merah putih di dalam laut, perairan Pulau Gede Rembang, Sabtu (15 Agustus 2026).

Kaliori – Upaya pengibaran bendera merah putih di dalam laut, perairan sekitar Pulau Gede, sebelah utara Desa Tasikharjo Kecamatan Kaliori Rembang, Sabtu pagi (15 Agustus 2026) menghadapi kendala keruhnya air laut.

Meski tim penyelam telah memilih waktu pada pagi hari, namun arus bawah laut yang diharapkan masih tenang, ternyata sudah cukup kencang.

Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) Kabupaten Rembang yang memprakarsai kegiatan tersebut, bersama dinas terkait lain, berangkat dari Pantai Pasir Putih Dusun Wates Desa Tasikharjo, sekira pukul 07.00 Wib.

Raidiyanto, mewakili Possi Rembang mengatakan penyelaman dimulai pukul 07.30 Wib.

Pengibaran bendera merah putih di dalam laut menghadapi kendala air keruh, lantaran dipengaruhi adanya abrasi Pulau Gede yang semakin parah.

“Jarak pandang di dalam air hanya 1 Meter. Air sangat keruh. Tapi pelaksanaan pengibaran bendera merah putih tetap berlangsung. Kita dokumentasikan, nggak begitu jelas terlihat,” terangnya.

Raidiyanto menambahkan pengibaran bendera di dalam laut melibatkan 6 orang penyelam.

“Kami juga meminjam peralatan dari BPBD maupun Basarnas Rembang mas,” imbuh Raidiyanto.

Menurutnya, kegiatan ini selain untuk menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI, juga sebagai sarana mempromosikan potensi laut Kabupaten Rembang. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apapun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp 4 miliar.