
Rembang – Tengkorak dan kerangka manusia yang ditemukan di hutan Dusun Jurangjero, Desa Sukorejo, Kecamatan Sumber, Kabupaten Rembang akhirnya mengarah pada titik terang.
Kapolsek Sumber, AKP Pujiono menjelaskan anak korban, Rosidah (47 tahun), warga Desa Jatimudo, Kecamatan Sulang, menduga kuat bahwa tengkorak dan kerangka manusia itu, adalah ayahnya, bernama Yatman, yang pergi dari rumah sejak tanggal 23 April 2025 silam.
Rosidah meyakini itu ayahnya, setelah melihat kaos bertuliskan SRC (Sampoerna Retail Community) dan temuan sandal di TKP, identik dengan sandal yang dipakai korban, ketika pergi dari rumah.
“Ya betul, ada warga Desa Jatimudo Kecamatan Sulang yang menyampaikan bahwa temuan tengkorak dan kerangka manusia di hutan Jurangjero Desa Sukorejo, adalah ayahnya. Dikenali dari kaos dan sandal,” kata Kapolsek, Jum’at (05 Juni 2026).
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Rembang, AKP Alva Zakiya Akbar didampingi Kaur Binops Satreskrim, Iptu Widodo Eko Prasetyo membenarkan pengakuan tersebut.
Menurut keterangan anak korban, Mbah Yatman pergi dari rumah sudah setahun lebih.
Diduga saat pergi, tak ingat jalan pulang, karena kondisi yang bersangkutan sudah pikun dan sulit berkomunikasi. Jarak antara rumah korban dengan TKP, diperkirakan mencapai hampir 20 kilo meter.
“Korban kelahiran tahun 1954 atau sekarang sudah berusia 72 tahun,” beber Kasat Reskrim.
Sebelumnya, temuan tengkorak dan kerangka manusia menggegerkan masyarakat, Senin pagi (01 Juni 2026).
Di sekitar TKP, terdapat kaos dan sandal yang diduga milik korban. Selanjutnya, kerangka dibawa ke RSUD dr. R. Soetrasno Rembang.
Lantaran belum terungkap identitasnya, pihak RSUD kemudian memakamkan korban di pemakaman umum Krapyak Rembang, bagian timur, berdekatan dengan lokasi penampungan sampah, pada Selasa pagi 02 Juni 2026. Belum diketahui penyebab kematian korban. (Musyafa Musa).

