Sistem Pemilu Berubah, Jadi Tantangan Komisioner KPU Baru
Sekretariat KPU Rembang.
Sekretariat KPU Rembang.

Rembang – Pemilu serentak 2019 yang berjalan bersamaan antara Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden, menjadi tantangan tersendiri untuk jajaran komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Rembang yang baru.

Ketua KPU Rembang terpilih, M. Ika Iqbal Fahmi menjelaskan penggabungan Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden mengakibatkan persiapan penyelenggara semakin padat. Menurutnya hal itu akan menjadi fokus perhatian.

“Kemarin kita waktu pleno, temen – temen menunjuk saya jadi ketua. Bagi saya, Pemilu 2019 ini berbeda dibandingkan dengan Pemilu 2014 lalu. Dulu Pemilu Legislatif dan Presiden terpisah, tapi nanti bersamaan, “ jelasnya.

Iqbal Fahmi menambahkan setelah pelantikan, pihaknya langsung melakukan konsolidasi internal dengan sekretariat, kemudian dilanjutkan bersama Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). Perlu pendataan masalah yang harus dibenahi dan kegiatan apa saja yang perlu segera diselesaikan.

“Kita antar komisioner KPU kebetulan sudah saling mengenal, terutama saat mengikuti seleksi, belum lama ini. Nanti ya satu sama lain saling menguatkan. Kami bukan superman, tapi insyallah jadi super tim. Lebih – lebih 4 rekan saya, pernah menjadi penyelenggara dan pengawas Pemilu, “ imbuh pria warga Desa Pamotan Kecamatan Pamotan ini.

Komisioner KPU Rembang yang baru, Jum’at pagi (26 Oktober 2018) sudah mulai masuk kantor. Karena kebetulan sekarang masa kampanye Pemilu, mereka dihadapkan pada tugas paling mendesak, berupa pengadaan sarana kampanye. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apapun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp 4 miliar.