Ribuan Warga Muhammadiyah Di Rembang Gelar Sholat Idul Fitri, Khotib Ingatkan Masalah Ini
Usai sholat Idul Fitri, warga Muhammadiyah mendengarkan khutbah, Jum’at pagi (20/03).
Usai sholat Idul Fitri, warga Muhammadiyah mendengarkan khutbah, Jum’at pagi (20/03).

Rembang – Ribuan warga Muhammadiyah menunaikan ibadah sholat Idul Fitri di halaman Kantor DPRD dan halaman Kantor Bupati Rembang, Jum’at pagi (20 Maret 2026).

Mereka sejak pukul 05.00 pagi sudah memadati kawasan tersebut, sambil melantukan takbir.

Sholat I’ed berlangsung mulai pukul 06.15 Wib, dipimpin Ust. H. Mukhlis Hammad, pengasuh pondok pesantren Baitussalam, Kasingan, Rembang.

Dalam khutbah Idul Fitri yang juga disampaikan Ust. Mukhlis Hammad, ia mengajak kepada umat untuk tetap menjaga semangat beribadah di bulan suci Ramadhan, dalam kehidupan sehari-hari.

“Kita tingkatkan lagi, hanya dengan mengharapkan balasan dari Allah SWT,” tandasnya.

Setelah sholat Idul Fitri, jemaah kemudian saling bermaaf-maafan. Perayaan Idul Fitri tahun 2026 ini, diwarnai dengan perbedaan hari.

Muhammadiyah merayakan pada hari Jum’at (20/03), sedangkan pemerintah dan Nahdlatul Ulama mengumumkan 1 Syawal 1447 H, jatuh pada hari Sabtu 21 Maret 2026.

Salah satu warga Muhammadiyah, Burhanudin mengatakan setiap pendapat, memiliki konsep penghitungan masing-masing.

Baginya, yang terpenting umat Islam tetap bersatu dan tidak perlu sampai saling mencaci, karena mempertahankan pendapat.

“Kita rayakan Idul Fitri ini dengan penuh suka cita, selalu menjaga ukhuwah Islamiyah dan yang paling pokok adalah ketaqwaan kita kepada Allah SWT,” ujarnya. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apapun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp 4 miliar.