Mudik Lebaran : Pangkalan Truk Penuh, Parkir Sampai Meluber Ke Pinggir Jalan
Pangkalan truk Sendangasri, Kecamatan Lasem penuh, sehingga beberapa truk terpaksa harus parkir di luar pangkalan.
Pangkalan truk Sendangasri, Kecamatan Lasem penuh, sehingga beberapa truk terpaksa harus parkir di luar pangkalan.

Lasem – Pada momentum Lebaran ini, pangkalan truk di pinggir jalur Pantura Desa Sendangasri, Kecamatan Lasem, kondisinya penuh.

Bahkan ada sejumlah truk harus diparkir di pinggir jalan Pantura depan pangkalan, karena sudah tidak kebagian tempat.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Rembang, Nur Purnomo Mukdi Widodo mengakui terjadi lonjakan truk parkir di lokasi tersebut, karena pengemudi berlebaran bersama keluarga di kampung halaman.

“Kenaikan jumlah truk parkir sudah mulai terjadi seminggu sebelum Lebaran,” ujarnya, Jum’at (20 Maret 2026).

Pangkalan truk Sendangasri milik Pemkab Rembang itu, mampu menampung sekira 400 truk.

“Kondisinya sekarang sudah maksimal,” imbuh Nur Purnomo.

Biasanya armada truk mulai keluar pangkalan pada H plus 4 setelah Hari Raya Idul Fitri. Jumlahnya semakin bertambah, pasca Lebaran ketupat atau seminggu sesudah Idul Fitri.

Tidak hanya pangkalan truk milik Pemkab, pantauan pangkalan truk milik swasta pun, di wilayah Kecamatan Lasem dan Pancur, kondisinya juga penuh sesak.

“Banyak pengemudi yang tinggal di sekitar sini. Bagi yang nggak kebagian tempat, akhirnya parkir di lokasi-lokasi lain, mencari pekarangan kosong agak lebar, yang penting tidak mengganggu jalan. Sebenarnya kalau Pemkab Rembang berminat menambah pangkalan truk, tentu kami sangat mendukung,” kata Suhadi, salah satu sopir truk di Kecamatan Pancur. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apapun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp 4 miliar.