
Rembang – Pemerintah Kabupaten Rembang membuka pendaftaran untuk masyarakat yang berminat ikut transmigrasi.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Rembang, Maruli Dwi Ronisa menjelaskan pihaknya menyosialisasikan program ini ke tingkat kecamatan, untuk menjaring warga yang ingin transmigrasi.
“Langkah ini untuk mendukung program kementerian. Kita buka pendaftaran dulu, sambil menunggu petunjuk lebih lanjut dari provinsi,” terangnya, Jum’at (20 Februari 2026).
Maruli menambahkan kalau ada warga Kabupaten Rembang ingin mendaftar, bisa langsung datang ke ruangan Bagian Kesra, lantai 1 kompleks Kantor Bupati Rembang.
Pendaftaran antara bulan Februari hingga Maret 2026 masih dibuka, sedangkan kapan ditutup, pihaknya menunggu pemberitahuan dari provinsi.
“Yang minat, monggo rawuh ke Bagian Kesra. Usia maksimal 53 tahun, cukup siapkan KTP dan KK. Sejauh ini masih dibuka, untuk penutupannya kapan, kami juga belum tahu. Yang pasti sampai Maret masih dibuka. Info lebih lanjut, setelah kami ikut rapat koordinasi di provinsi mas,” beber Maruli.
Menurutnya, sejauh ini sudah ada 2 kepala keluarga dari Desa Sumberjo dan Kelurahan Leteh Kecamatan Rembang yang mendaftarkan diri.
Namun salah satunya yang mendaftar seorang wanita sedang proses perceraian dengan suaminya. Apakah hal ini diperbolehkan atau tidak, Bagian Kesra akan konsultasi ke provinsi.
Mengingat selama ini, peserta transmigrasi umumnya adalah pasangan suami isteri. Pendaftar akan menjalani proses seleksi kelayakan. (Musyafa Musa).

