Pesan Rektor UYR Saat Wisuda Ke 3: “Jangan Berpuas Diri, Ini Baru Awal…”
Salah seorang wisudawan UYR menerima ijazah kelulusan, Kamis (06/05).
Salah seorang wisudawan UYR menerima ijazah kelulusan, Kamis (06/05).

Rembang – Persaingan dunia kerja yang semakin ketat menuntut Universitas YPPI Rembang (UYR) terus berinovasi, utamanya dalam menciptakan lulusan yang unggul.

Hal itu disampaikan oleh Rektor UYR, Muhammad Asrori, saat acara wisuda kampus yang ke 3, di Gedung Balai Kartini, Kamis (06/05) pagi.

Muhammad Asrori mengatakan lulus dari bangku perkuliahan bukanlah akhir perjalanan, melainkan awal dari kehidupan yang sesungguhnya. Maka ia mengingatkan para wisudawan agar jangan berpuas diri.

“Pilihannya adalah melanjutkan studi atau mengabdikan diri kepada masyarakat. Apa arti sarjana kalau tidak berguna dan berkarya. Apa arti IPK tinggi kalau tidak mengabdi,” tuturnya.

Asrori juga berpesan kepada wisudawan untuk tidak melupakan jasa orang tua maupun wali, yang sudah rela berjuang demi pendidikan putra putrinya.

“Selain itu hormati juga para guru maupun dosen yang sudah mendidik anda selama ini,” imbuh Asrori.

Asisten 3 Sekda Rembang, Dwi Wahyuni, yang turut hadir dalam acara tersebut mengucapkan terimakasih kepada UYR, yang sudah berperan aktif dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Kabupaten Rembang.

Menurutnya, Pemkab Rembang terus berkomitmen memberikan ruang kepada lulusan terbaik UYR, untuk mengabdi di jajaran birokrasi pemerintahan.

“Pak Bupati telah memberikan apresiasi kepada UYR yaitu dengan menerima 10 orang lulusan terbaik untuk mengabdi di lingkungan birokrasi pemerintahan. Alhamdulillah sudah ada yang PNS dan juga diterima PPPK,” jelasnya.

Pada acara wisuda UYR tahun ini, tercatat ada 90 orang wisudawan. Rinciannya 68 wisudawan dari program studi manajemen dan 22 wisudawan dari program studi akuntansi.

Dari jumlah itu, 2 orang dinobatkan sebagai lulusan berpredikat dengan pujian (cumlaude) terbaik.

Keduanya adalah M. Fajar Zahrul Fadli warga Desa Bangunrejo Kecamatan Pamotan dari Prodi manajemen dengan IPK 3,91 dan Dyah Ayu Dewi Permatasari warga Desa Kunir Kecamatan Sulang dari Prodi akuntansi, dengan IPK 3,91. (Wahyu Adi).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apapun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp 4 miliar.