“Ditata Niatnya, Kadang Masalah Sepele Rawan Bengkerengan…”
Pembukaan manasik haji di Gedung Haji Rembang, Senin (22/04).
Pembukaan manasik haji di Gedung Haji Rembang, Senin (22/04).

Rembang – Bupati Rembang, Abdul Hafidz mengingatkan kepada jemaah calon haji untuk selalu mengendalikan emosi, ketika tiba di tanah suci. Lebih-lebih bagi pasangan suami isteri, biasanya rawan bertengkar, hanya karena masalah sepele.

Abdul Hafidz menyampaikan masalah tersebut saat pembukaan manasik haji di Gedung Haji Rembang, hari Senin (22 April 2024).

Ia mengungkapkan ibadah haji merupakan amal kebaikan yang banyak godaan, sehingga niat para jemaah harus benar-benar ditata.

“Sing ning omah rukune ra karuan, ning kono iso-iso digoda, bengkerengan. Ampun nggeh, soale kulo piyambak mpun ngalami. Perkoro ora mbejaji, dadi perkoro. Kadang mung perkoro ngenteni ning Masjid pisah, bengkerengan. Allah ndamel ngoten niku, barang sing apik, mesthi akeh godane,” tuturnya.

Hafidz menimpali puncak ibadah haji di tanah suci sejatinya hanya memakan waktu sekira 6 hari, mulai dari wukuf di Padang Arafah, bermalam (Mabit) di Muzdalifah, lempar jumrah di Mina, kemudian diakhiri dengan Tawaf Ifadah. Ia berharap jemaah siap untuk menjalankan rukun dan wajib haji pada rentang waktu itu.

Sedangkan waktu selain 6 hari tersebut, menurutnya kebanyakan amalan-amalan sunnah.

“Kaji niku asline wektune muk tanggal 9, 10, 11, 12, 13, 14 Zulhijjah. Enem ndino jenengan kudu persiapan betul, yen niku mpun, insyaallah dados Haji Mabrur. Dene 40 dino, lain-laine niku lak uborampe, nggo sunnah-sunnah,” terang Hafidz.

Sementara itu, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Rembang, Moh. Mukson menjelaskan jumlah jemaah calon haji yang dijadwalkan berangkat tahun 2024 ini sebanyak 1.080 orang, dengan didampingi 10 orang petugas haji.

“Kecamatan Bulu 17, Gunem 51, Kaliori 43, Kragan 189, Lasem 67, Pamotan 96, Pancur 27, Rembang 142, Sale 46, Sarang 136, Sedan 162, Sluke 34, Sulang 43 dan Kecamatan Sumber 27,” beber Mukson.

Setelah manasik haji di tingkat kabupaten, nantinya dilanjutkan dengan kegiatan manasik di masing-masing kecamatan, antara tanggal 23 sampai dengan 29 April 2024.

“Rembang di Aula KUA Rembang, Sumber dan Kaliori di Pendopo Kecamatan Kaliori, Sulang dan Bulu di Gedung PKK Sulang, Gunem di Gedung KPRI Gunem, Pamotan di Rumah Makan Kebon Jati, Lasem Pancur dan Sluke di Balai Pertemuan Desa Soditan, Kragan di Aula Masjid Darunnajah Kragan, Sarang di Gedung KPRI Harapan Sarang, Sedan di Gedung Al Munawir MA Riyadlotut Thalabah Sedan, sedangkan Sale di Aula SD N I Sale,” pungkasnya. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apapun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp 4 miliar.