Cerita Dari Termuda Dan Tertua, JCH Kabupaten Rembang Menyebar Di 5 Kloter
Jemaah calon haji termuda dan tertua dari Kabupaten Rembang, diapit oleh Bupati dan Kepala Kemenag Rembang.
Jemaah calon haji termuda dan tertua dari Kabupaten Rembang, diapit oleh Bupati dan Kepala Kemenag Rembang.

Rembang – Jemaah calon haji (JCH) termuda dan tertua dari Kabupaten Rembang yang dijadwalkan berangkat tahun 2024 ini, menyedot perhatian saat pembukaan manasik haji di Gedung Haji Rembang, Senin pagi (22 April 2024).

Jemaah termuda adalah Fatma Aulia Rizka (18 tahun 5 bulan) warga Desa Soditan Kecamatan Lasem, sedangkan jemaah tertua Sunar Sojo Palidin (91 tahun) warga Desa Tlogotunggal Kecamatan Sumber.

Fatma Aulia mengaku akan berangkat haji, karena menggantikan posisi ibunya yang meninggal dunia pada tahun 2021 lalu.

Seharusnya, ia berangkat bersama sang ayah di tahun 2023 kemarin. Namun usianya saat itu belum menginjak 17 tahun, sehingga tidak memenuhi syarat batas usia minimal. Barulah pada tahun 2024 ini, ia mendapatkan kesempatan berangkat.

“Saya berangkat sendiri, ayah sudah berangkat tahun 2023. Kemarin itu, umur saya belum cukup, karena saya menggantikan ibu,” tuturnya.

Untuk persiapan, Fatma lebih banyak melihat tayangan di youtube dan juga menimba ilmu dari orang-orang yang sudah pernah berhaji.

“Saya tidak bisa menjelaskan dengan kata-kata, mendapatkan kesempatan ini,” kata Fatma.

Sementara itu, jemaah calon haji tertua, Sunar Sojo Palidin saat diwawancara wartawan dibantu oleh cucunya, karena pendengaran yang sudah melemah.

Sunar mengaku dulu bertani, tapi sekarang lebih banyak istirahat di rumah.

“Sapi sudah nggak punya, sudah dijual semua. Sekarang mpun pengangguran,” ungkapnya memakai bahasa Jawa.

Sunar menimpali akan berangkat berhaji dengan isteri, anak dan menantu.

“Karena ada Corona, keberangkatan saya jadi mundur, baru tahun ini,” beber Sunar.

Sementara itu, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Rembang, Moh. Mukson mengatakan jemaah akan berangkat ke tanah suci pada bulan Juni mendatang.

Nantinya jemaah dari Kabupaten Rembang sebanyak 1.080 orang, terbagi dalam Kloter 80, 81, 82, 83 dan Kloter 84.

“Kloter 80 ada 20 jemaah bergabung dengan Kabupaten Pati, Kloter 81 ada 170 jemaah gabung dengan DIY, 82 dan 83 utuh Kabupaten Rembang, sedangkan Kloter 84 ada 181 jemaah bergabung dengan Kabupaten Blora,” pungkasnya. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan