
Rembang – Pemerintah Kabupaten Rembang melalui Dinas Pertanian dan Pangan (Dintanpan), berencana membuat produk mie instan berbahan tepung mokaf (ketela). Hal itu merupakan salah satu upaya, untuk mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap konsumsi terigu.
Kepala Dintanpan Rembang, Agus Iwan Haswanto mengatakan pihaknya saat ini sedang melakukan penjajakan kerjasama, dengan salah satu produsen mie berbahan mokaf asal Solo. Kerjasama tersebut bersifat 2 arah.
Dimana bahan baku ketela nantinya akan di suplai dari Rembang. Kemudian setelah jadi dalam bentuk mie, Pemkab Rembang akan membantu pemasarannya.
“Kita baru penjajakan ini dengan pemilik mie jawa berbahan mokaf. Bahan baku ketela nanti kita yang akan suplai,” katanya.
Untuk memudahkan pemasaran produk mie tersebut, Pemkab Rembang diberikan kebebasan untuk membuat brand sendiri. Pemberian nama produk mie mokaf rencananya akan diambil dari ke khasan daerah, agar mudah diterima oleh masyarakat.
“Kalau nama produknya Rembang banget tentu akan mudah diterima masyarakat. Ya walaupun harganya ada selisih dengan mie instan pada umumnya,” imbuh Agus Iwan.
Apabila kerjasama tersebut benar terlaksana, tentu hal itu menjadi kabar gembira bagi para petani di Kabupaten Rembang. Pasalnya mereka tidak akan pusing lagi memikirkan kemana harus menjual ketela hasil panennya. (Wahyu Adhi).
