PWI n Friends Hadapi Coba-Coba, Stadion Krida Menjadi Saksi Nostalgia
Tim PWI n Friends (orange) foto bareng dengan Tim Coba-Coba FC Turusgede, sebelum pertandingan di Stadion Krida, Sabtu sore (29/01).
Tim PWI n Friends (orange) foto bareng dengan Tim Coba-Coba FC Turusgede, sebelum pertandingan di Stadion Krida, Sabtu sore (29/01).

Rembang – Pertandingan sepak bola persahabatan antara tim PWI n Friends Rembang melawan tim Coba Coba FC dari Perumahan Turusgede, Rembang di Stadion Krida, Sabtu sore (29 Januari 2022) berlangsung dalam tempo tinggi. Kedua tim sepanjang laga, saling bergantian melakukan serangan dari berbagai lini.

Pada babak pertama, sebenarnya tim PWI n Friends mendapatkan hadiah tendangan penalti dari wasit, lantaran ada salah satu pemain Turusgede handsball di kotak terlarang. Namun sayang tendangan Musyafa Musa, gagal membuahkan gol, karena sedikit melenceng di sebelah kiri gawang.

Setelah itu, para pemain Perumahan Turusgede melancarkan serangan di sisi kiri pertahanan PWI n Friends. Hasilnya, tendangan mendatar Aldi berhasil merobek gawang PWI n Friends yang dijaga Reza Wilujeng Adi Suwarto. Kedudukan berubah 1 – 0 hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, squad PWI n Friends yang berjuluk Laskar Samudra Pena semakin meningkatkan ritme serangan. Berkali-kali duet striker Anjis Apriyanto dan Andreas Priharistianto merepotkan barisan pertahanan Turusgede.

Hingga akhirnya, Anjis yang menusuk cepat dilanggar cukup keras di dalam kotak penalti. Wasit pun kembali menghadiahi tendangan penalti untuk PWI n Friends.

Andreas sebagai eksekutor, sukses menceploskan bola ke gawang Turusgede, sehingga menyamakan skor menjadi 1 – 1. Kedudukan tersebut tidak berubah sampai wasit meniupkan peluit panjang.

Pengatur serangan Tim Coba-Coba FC Turusgede, Edi Polo mengaku senang bisa bertemu dengan tim PWI n Friends, karena dulu ia juga pernah memperkuat tim PWI, saat masih bekerja di Bagian Humas Pemkab Rembang.

“Dulu saya jebolan dari PWI juga, makasih bisa bersilaturahmi dengan wartawan kembali. Jadi bisa bernostalgia, “ tuturnya.

Edi Polo menganggap pertandingan kedua tim berimbang dan bermain sportif. Ia berharap suatu saat nanti bisa diagendakan lagi.

“Pertandingan sore ini cukup berimbang dan yang penting selamat, tidak ada yang cidera. Semoga yang akan datang, kita dapat bermain kembali, “ imbuh mantan pemain PSIR Rembang ini.

Sementara itu, bek kiri PWI n Friends, Zulvan Taufik mengakui pertandingan kali ini sangat berat. Selain lawan yang memiliki kualitas pemain merata, pihaknya juga dihadapkan pada kondisi lapangan kurang bagus di sisi timur.

“Alhamdulilah kita masih bisa mengimbangi. Kondisi lapangan juga berpengaruh, soalnya di sebelah timur sangat tidak rata, perlu perbaikan, “ kata Zulvan.

Atas hasil ini, tim PWI n Friends belum pernah terkalahkan, dari 6 kali pertandingan.

Kali pertama seri 2 – 2 melawan tim Satlantas Polres Rembang, kemudian 0 – 0 saat bertandang ke Kuangsan FC, menang 1 – 0 menghadapi tim Perwira Polres, menang 2 – 1 atas Grab FC, ditahan imbang 3 – 3 ketika meladeni Rekor FC Korowelang dan sekarang bermain seri 1 – 1 saat menjamu Coba-Coba FC Turusgede. (Wahyu Adhi/ Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apapun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp 4 miliar.