
Rembang – Dusun Siwalan Sukun Desa Dadapan Kecamatan Sedan, yang merupakan dusun terpencil di Kabupaten Rembang, mendapatkan perhatian khusus dalam hal pelayanan kesehatan.
Jika desa-desa pada umumnya, 1 desa hanya ada 1 bidan, di Desa Dadapan terdapat 2 orang bidan. Salah satunya ditempatkan di dusun Siwalan Sukun, yang posisinya berada di puncak perbukitan.
Kepala Desa Dadapan, Zuber Utsman menuturkan penambahan personil bidan tersebut, mulai bulan Mei 2025.
“Pemerintah desa memikirkan, kemudian kami mengusulkan. Khusus Dusun Siwalan Sukun ada 1 bidan desa, karena wilayahnya jauh dengan kantor desa. Jadi 1 desa ada 2 bidan,” terangnya, Rabu (07 Oktober 2026).
Bidan di Dusun Siwalan Sukun, Muslimatul Kamilah mengungkapkan yang ia ketahui hanya Desa Dadapan diperkuat 2 bidan.
“Untuk mendekatkan dan memudahkan pelayanan bagi masyarakat. Misal kelas ibu hamil, hingga pantauan tumbuh kembang anak,” ujar Muslimatul.
Lalu bagaimana dengan dusun terpencil di tengah hutan, Dusun Ngotoko Desa Pasedan Kecamatan Bulu ?
Kepala Desa Pasedan, Kusman mengatakan di Dusun Ngotoko belum ada bidan, karena masih bisa dirangkap dengan bidan Desa Pasedan.
“Saya kira bisa tercover mas. Meski di tengah hutan, namun masyarakatnya pengalaman-pengalaman kok,” tuturnya.
Menurut Kusman, selama ini pelayanan kesehatan sudah baik. Meski Desa Pasedan belum memiliki mobil siaga, namun kalau masyarakat ingin berobat dan butuh mobil, bisa tetap dilayani.
“Kan tinggal masalahnya apa. Untuk urusan melahirkan, bisa konsultasi dengan bidan. Kalau ingin ke Puskesmas, warga sudah saling bantu, partisipatif lah. Anggaran dana desa kecil, wilayah luas, jadi selama ini lebih banyak ke penanganan infrastruktur. Mobil siaga belum ada, tapi jane ya pengin,” imbuh Kusman.
Terkait kendala jalan menuju Dusun Ngotoko, Kusman menambahkan sebenarnya sudah lebih bagus, dibandingkan 5 tahun silam.
Sisa kerusakan yang masih ada, rencananya akan ditata melalui bantuan TMMD lagi pada tahun 2027.
“Diharapkan nantinya akan semakin baik dan memudahkan mobilitas masyarakat. Kalau dikaitkan dengan berobat, warga yang ingin ke Rembang atau ke Bulu, akan lebih cepat,” pungkasnya. (Musyafa Musa).
