
Lasem – Peristiwa dugaan keracunan makan bergizi gratis (MBG) kembali terjadi, hari Selasa (08 September 2026).
Kali ini menimpa para pelajar Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Rembang atau MAN Lasem.
Lokasi sekolah tersebut, kebetulan berdekatan dengan SMA N 1 Lasem yang sebelumnya juga mengalami dugaan keracunan MBG (03/09) kemarin. Namun beda dapur SPPG.
Kepala Sekolah MAN Lasem, Ahmad Suhadak Solikin ketika dikonfirmasi menyatakan sampai pukul 14.00 Selasa siang, sudah ada 26 pelajar yang dibawa ke Puskesmas Lasem, untuk mendapatkan perawatan.
Mereka mengalami gejala mual, muntah dan diare, setelah konsumsi MBG pada hari Senin kemarin (07/09). Menunya berupa nasi, ayam, tahu, tumis jagung muda dan potongan buah melon dibungkus plastik.
“26 anak mas,” terangnya.
Sedangkan total pelajar dan guru yang mengalami gejala keracunan, menurutnya sampai Selasa siang, masih dalam proses pendataan.
“Masih update data ini mas,” imbuh Suhadak.
Sekolah MAN Lasem menerima MBG dari dapur SPPG Ngemplak Kecamatan Lasem.
Pasca kejadian tersebut, jatah MBG hari Selasa ini tidak dibagikan oleh pihak sekolah.
Salah satu orang tua/wali murid (kami rahasiakan identitasnya_Red) mengaku anaknya terhindar dari keracunan, karena tidak mengonsumsi MBG.
“Untungnya anak saya tidak makan MBG, kondisi aman,” ungkapnya. (Musyafa Musa).

