
Rembang – Bupati Rembang, Harno menekankan dua masalah ini, setelah para pegawai Pemkab aktif kembali bekerja, usai libur Lebaran. Ia juga mendorong agar seluruh satuan kerja perangkat daerah (SKPD), bisa gas pol.
Harno menyebut yang pertama adalah kesigapan Dinas Pekerjaan Umum dalam menangani perbaikan jalan rusak, terutama titik-titik yang membahayakan keselamatan pengguna jalan.
“Wabil khusus PU (Pekerjaan Umum). Banyak keluhan masyarakat, jalan yang sangat membahayakan. Kalau hujan reda, tolong yang membahayakan, diselesaikan,” tandasnya.
Selain jalan rusak, Harno juga memberikan perhatian khusus terhadap izin melaut bagi para nelayan.
Ia menerima laporan banyaknya izin melaut yang belum keluar, sehingga nelayan belum bisa langsung berangkat, sesudah libur Lebaran ini.
Kalau kondisi itu berlarut-larut, dampaknya akan mempengaruhi penghasilan nelayan dan pajak daerah.
“Izin yang belum keluar ini, agar bisa disodok, supaya nelayan lebih cepat melaut. Kalau nelayan tertunda dalam keberangkatan, dampaknya nggak hanya ke nelayan, tetapi juga ke pendapatan pajak daerah,” imbuh Bupati.
Izin melaut terbagi menjadi beberapa macam. Untuk kapal yang bobotnya kurang dari 30 GT, ditangani Pemerintah Provinsi, sedangkan kapal dengan bobot di atas 30 GT, menjadi kewenangan pemerintah pusat. (Musyafa Musa).

