
Gunem – Roti yang berjamur dalam penyaluran Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Gunem, hari Senin 23 Februari 2026, diminta jangan dikonsumsi.
Perwakilan Mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Gunem, M. Khairur Rifai menyatakan setelah ada informasi roti berjamur, pihaknya langsung menyampaikan kepada kepala sekolah maupun orang tua/wali murid, agar roti yang sudah terlanjur terdistribusi tidak dimakan oleh penerima manfaat.
“Kebetulan banyak penerima manfaat yang puasa, sehingga mayoritas roti belum dimakan,” terangnya.
Selain itu, pihaknya juga berupaya menarik roti yang berjamur dan semuanya akan diganti dengan produk baru pada hari Selasa, 24 Februari 2026.
“Kita sudah sampaikan ke kepala sekolah maupun orang tua murid, roti ditarik dan Selasa besok diganti dengan roti coklat Muffin Banana, digabung dengan menu hari Selasa,” imbuh Rifai.
Menurutnya, roti berjamur tidak terjadi di semua penerima manfaat. Namun terpantau di beberapa lembaga pendidikan.
Meski demikian pihaknya menyampaikan permohonan maaf dan akan lebih ketat lagi dalam menjamin keamanan pangan dari para pemasok (supliyer).
“Penerima manfaat sampai 4 ribu orang, soalnya banyak yang mengajukan permintaan. Khusus roti njamur, tidak semua. Hanya ada beberapa lembaga. Meski demikian kami lakukan langkah cepat evaluasi, agar tidak terjadi lagi,” ungkapnya.
Soal apakah menu MBG mencapai Rp 10 Ribu per porsi atau tidak, ia mempersilahkan masyarakat untuk bisa menilai.
“Ada ultramilk, jeruk, roti dan telur. Tentu masyarakat bisa menilai mas,” pungkas Rifai. (Musyafa Musa).

