
Rembang – Kabar gembira bagi masyarakat Rembang, karena sebentar lagi festiva thong-thong lek tahun 2026 akan digelar kembali.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Dinbudpar) Kabupaten Rembang, Prapto Raharjo mengatakan tahun ini gelaran thong-thong lek dijadwalkan berlangsung hari Selasa, 17 Maret 2026.
Peserta dibatasi maksimal 25 grup dan menggunakan sistem keliling seperti tahun lalu.
“Peserta tentu akan kami batasi agar tidak membludak. Sistemnya tetap keliling seperti tahun sebelumnya,” terang Prapto, Senin (23/02).
Menurutnya start masih sama seperti tahun sebelumnya yaitu dari perempatan Jaeni. Sementara antrian peserta berada diarah barat (Jalan Dr. Wahidin).
“Panggung kehormatan berada di perempatan Jaeni Rembang. Adapun rute dari perempatan Jaeni ke arah selatan, Jalan Kartini menuju Jalan Pemuda, kemudian finis di Gedung Haji,” imbuhnya.
Lebih lanjut Prapto Raharjo menjelaskan, panitia nantinya akan membatasi besaran power sound audio. Sedangkan kendaraan yang boleh digunakan yaitu jenis Mitsubishi Colt L300.
“Tidak diperkenankan peserta nantinya menggunakan kendaraan yang lebih besar. Tujuannya supaya pelaksanaan bisa berjalan tertib,” pungkasnya.
Festival thong-thong lek tahun ini mengusung tema tradisional. Hingga berita ini diturunkan belum ada kepastian soal materi lagu wajib yang harus dibawakan oleh peserta. (Diantoro/Wahyu Adi).

