
Rembang – Striker PSIR Rembang, Muhammad Ubaid tak kuasa membendung tangisnya, ketika konferensi pers, usai pertandingan melawan Persikaba Blora di Stadion Krida Rembang, berakhir dengan skor imbang 0 – 0, Rabu sore (21 Januari 2026).
Muhammad Ubaid mengucapkan permohonan maaf kepada suporter maupun masyarakat pecinta sepak bola, karena belum mampu mempersembahkan kemenangan.
“Saya mohon maaf, kami hanya bisa mendapatkan 1 poin sore ini,” kata Ubaid sambil mengusap air matanya.
Pemain dari Desa Klambir Kecamatan Hamparan Perak Kabupaten Deli Serdang Sumatera Utara ini tampak ditenangkan oleh pelatih PSIR, Budiardjo Thalib. Setelah itu, konferensi pers diakhiri.
Saat berjalan keluar ruangan pun, Ubaid, pemilik nomor punggung 88 tersebut, masih menutupi wajahnya dengan kaos.
Jalannya pertandingan antara PSIR melawan Persikaba, berlangsung dalam tensi tinggi.
Pada babak pertama, seorang pemain Persikaba mendapatkan kartu merah. Meski PSIR unggul jumlah pemain, namun kesulitan mencetak gol.
Termasuk pada babak kedua, PSIR mendapatkan tendangan penalti. Namun tendangan sang algojo, Tri Handoko berhasil ditepis kiper Blora.
Pelatih PSIR Rembang, Budiardjo Thalib mengakui instruksinya kepada para pemain, tidak berjalan sesuai rencana.
“Apa yang saya instruksikan, tidak berjalan maksimal. Harusnya kita lebih banyak kumpul di tengah, kita manfaatkan dari samping atau kita melakukan direct pas. Ini yang tidak jalan,” ungkapnya.
Semua Lolos
Ditanya soal tendangan penalti gagal berbuah gol, Budiardjo enggan berkomentar.
“Ada peluang, nggak bisa dimanfaatkan, ya no comment lah. Yang jelas kita sudah sering latihan penalti, tiap sesi latihan,” ujar Budiardjo.
Sementara itu, pelatih Persikaba Blora, Gusnul Yaqin menyatakan pihaknya memasang 4 bek di lini belakang. Para pemainnya memilih bersabar, sambil sesekali memanfaatkan serangan balik.
“Kita bisa menahan imbang tuan rumah, jujur sebelumnya kami tidak menyangka,” ungkapnya.
Dari hasil pertandingan ini, PSIR tetap lolos ke babak 16 besar, menghadapi PSIK Klaten pada tanggal 25 Januari (tandang) dan 28 Januari (main di kandang).
Begitu pula Persikaba Blora, juga lolos ke 16 besar, karena merupakan salah satu tim yang menempati urutan ketiga terbaik. (Musyafa Musa).

