
Rembang – Dua sepeda motor bertabrakan di perempatan Desa Sawahan, Rembang, Sabtu sore (10 Januari 2026) sekira pukul 17.00 Wib. Kecelakaan tersebut terekam kamera CCTV.
Awalnya, sepeda motor dikendarai seorang pria melaju dari barat ke timur. Dalam waktu hampir bersamaan, ada sepeda motor dikendarai seorang perempuan, memboncengkan dua perempuan, melaju dari utara akan menyeberang ke selatan.
Karena diduga sama-sama tidak memperhatikan situasi lalu lintas, tabrakan cukup keras akhirnya terjadi. Sangking kerasnya, sepeda motor yang berjalan dari arah barat, terpental dan menabrak sebuah mobil yang melaju dari arah berlawanan (timur ke barat).
Dari rekaman CCTV itu, dua wanita tampak tergeletak. Sedangkan pemotor pria bisa langsung berdiri, setelah tabrakan. Sejumlah warga sekitar juga mendekat, untuk memberikan pertolongan.
Kasat Lantas Polres Rembang, AKP Ryan Mitha Pangesty melalui Kepala Unit Penegakan Hukum Satlantas, Ipda Rahmat Hersa Widiatmoko mengatakan kejadian tersebut tidak ditangani kepolisian.
“Korban kecelakaan menolak untuk ditangani Satlantas,” terangnya.
Namun berdasarkan hasil pengecekan di rumah sakit, tidak ada korban jiwa. Hanya 1 korban mengalami luka-luka menjalani perawatan.
Sementara itu, Abdul Hadi, seorang pengguna jalan mengaku hampir setiap hari melintas di Perempatan Sawahan.
Kalau lokasi itu dipasangi lampu traffic light, menurutnya kurang layak, karena pertimbangan kondisi jalan.
“Dari utara tanjakan, dari selatan agak menurun, kondisi jalan masih sempit,” ujarnya.
Abdul Hadi menyarankan tiga cara antisipasi, yakni pembaruan polisi tidur dan pemasangan cermin cembung. Disamping pengguna jalan harus lebih waspada dengan memperlambat kecepatan kendaraan kalau melewati Perempatan Sawahan.
“Tabrakan di situ sudah sering, jadi kesadaran diri sendiri merupakan bagian terpenting. Syukur pihak terkait memasang cermin cembung dan memperbarui polisi tidur yang sudah mulai trepes, ya setidaknya untuk alternatif,” pungkas Hadi. (Musyafa Musa).

