Event Jet Ski Internasional, Kenapa Pilih Pantai Dasun Lasem !! Catat Waktunya
Pecinta jet ski mencoba Pantai Dasun Lasem, sebagai persiapan awal event internasional.
Pecinta jet ski mencoba Pantai Dasun Lasem, sebagai persiapan awal event internasional.

Lasem – Pantai Dasun Kecamatan Lasem, Kabupaten Rembang akan menjadi lokasi balap jet ski (aquabike) berskala internasional.

Iyan Karim, dari pihak penyelenggara mengatakan kegiatan tersebut akan berlangsung sekira Minggu kedua bulan April 2026. Untuk penentuan tanggal akan menyesuaikan kondisi pasang surut air laut.

“Pantai Dasun dipilih karena karakter pantainya yang landai dan sangat ideal untuk olahraga air. Ini menjadi lokasi baru dengan potensi besar,” ujar Iyan Karim.

Iyan menargetkan peserta aquabike berasal dari Asia Tenggara maupun negara lain. Nantinya event ini akan dikombinasikan dengan event lari bertajuk “Kartini Run”.

“Apakah konsepnya marathon atau heritage run, masih kita godok. Gambaran kami, lomba lari khusus perempuan dengan jersey batik bermotif khas Rembang,” imbuhnya.

Iyan berharap melalui serangkaian kegiatan tersebut, nama Kabupaten Rembang akan semakin dikenal luas, hingga ke luar negeri.

“Langkah ini diharapkan mampu mengangkat Rembang dan Lasem sebagai simpul budaya batik Nusantara,” kata Iyan.

Dukungan penuh datang dari Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Rembang, Arifin. Ia menyebut event ini akan dikolaborasikan antara Pemerintah Kabupaten Rembang dengan komunitas jet ski.

“Balap jet ski internasional ini adalah yang pertama di Rembang. Race akan digelar di Pantai Dasun, sementara event lari akan mengambil lokasi di Lasem untuk mengenalkan kekayaan budaya yang kita miliki,” kata Arifin.

Menurutnya, Rembang memiliki garis pantai yang panjang dan indah, namun selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal untuk olahraga air.

Arifin optimis akan mampu menarik wisatawan, sekaligus memperkenalkan potensi Kabupaten Rembang ke panggung internasional.

“Harapan kami sederhana, Rembang tidak lagi hanya dikenal sebagai daerah lintasan, tetapi sebagai destinasi wisata olahraga, budaya, dan kuliner yang diperhitungkan dunia,” pungkasnya.

Jika sukses, ajang ini ditargetkan menjadi event tahunan, sekaligus membangun ikon baru bagi Kabupaten Rembang.

Untuk tahap awal, piala yang diperebutkan kemungkinan adalah Piala Bupati, dengan rencana jangka panjang menuju Piala Kemenpora atau bahkan Piala Presiden. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan