Kemenag Jalin Sinergitas Dengan Pemprov Jateng, Wujudkan Kerukunan Ditengah Masyarakat
Sarasehan Kemenag Rembang dan Pemprov Jateng, di aula MAN 2 Rembang, Sabtu (03/01).
Sarasehan Kemenag Rembang dan Pemprov Jateng, di aula MAN 2 Rembang, Sabtu (03/01).

Lasem – Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia terus menjalin sinergitas dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, dalam upaya menjaga kerukunan antar umat beragama.

Hal tersebut dilakukan, untuk mewujudkan kehidupan bermasyarakat yang tentram dan damai.

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, saat menghadiri peringatan Hari Amal Bakti (HAB) Kemenag ke-80, di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Rembang, menjelaskan beberapa program Kemenag yang sudah masuk sampai ke tingkat desa/kelurahan diantaranya program Desa Harmonis, Desa Moderasi Beragama dan Desa Zakat.

“Yang sudah dikerjasamakan dengan kami (Pemprov Jateng) ada beberapa program kerukunan dan kebersamaan. Ini langsung sampai ke tingkat desa/kelurahan,” tuturnya.

Taj Yasin menambahkan, Kemenag secara berkala juga melakukan penilaian terhadap kabupaten/kota, berkaitan dengan tingkat toleransi di wilayahnya.

Bahkan Kota Salatiga dinobatkan sebagai daerah paling toleran di Indonesia saat ini.

“Di Jawa Tengah ada beberapa kabupaten/kota yang dinobatkan sebagai daerah toleran. Selain Salatiga, Kota Semarang dan Kota Magelang juga mendapat predikat itu,” imbuh pria asal Kecamatan Sarang tersebut.

Sementara itu, Kepala Kemenag Rembang, Moh. Mukson mengatakan sinergitas yang terjalin dengan Pemprov Jateng, diharapkan mampu membawa masyarakat lebih dekat dengan nilai-nilai keagamaan.

“Mudah-mudahan dengan sinergitas ini, kami bisa lebih semangat lagi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ungkapnya

Peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 tingkat Kabupaten Rembang, Sabtu (03/01) diawali dengan upacara yang diikuti oleh guru dan murid MAN 2 Lasem, serta aparatur sipil negara (ASN) dilingkungan Kemenag Rembang.

Kegiatan dilanjutkan dengan sarasehan antara Kemenag Rembang dan Pemprov Jateng, untuk membahas rencana program kolaborasi kedepan. (Wahyu Adi).

News Reporter

Tinggalkan Balasan