
Rembang – Sejumlah ruas jalan di dalam Kota Rembang yang semula rusak bertahun-tahun, sekarang sudah halus mulus, setelah digelontor dengan lapisan aspal hotmix.
Salah satunya adalah Jalan Dr. Wahidin Rembang atau dari Perempatan Jaeni ke barat.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang Kabupaten Rembang, Nugroho Tri Hutomo menjelaskan khusus peningkatan jalan Dr. Wahidin dianggarkan Rp 838 Jutaan.
“Untuk Jalan Dr. Wahidin, anggaran mencapai Rp 838.677.150,” ungkapnya, Rabu (31 Desember 2025).
Nugroho menimpali peningkatan jalan Dr. Wahidin baru menjangkau panjang sekira 450 Meter dari titik Perempatan Jaeni, sedangkan yang belum bisa tertangani mencapai 600 an Meter, yakni dari sebelah timur Perempatan Teras Kota sampai mendekati jalur Pantura Jembatan Karanggeneng.
“Lapisan aspal hotmix di Jalan Dr. Wahidin, belum bisa semuanya, karena menyesuaikan anggaran yang ada. Yang belum tertangani, secara umum masih layak. Namun tetap kami evaluasi kembali, untuk perencanaan tahun depan,” kata Nugroho.
Selain Jalan Dr. Wahidin, Pemkab Rembang juga melakukan pengaspalan hotmix di Jalan Notoprojo, Jalan Krapyak dan Jalan Kabongan Kidul.
Khusus penanganan jalan di area dalam Kota Rembang, totalnya menelan anggaran Rp 1,1 Miliar.
“Untuk penanganan jalan dalam Kota Rembang, anggarannya Rp 1.195.191.700,” pungkasnya. (Musyafa Musa).

