
Bulu – Tanjakan curam yang menghubungkan antara Dusun Ngotoko dengan Desa Pasedan Kecamatan Bulu, dikepras melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD).
Dusun Ngotoko adalah dusun paling terpencil di tengah hutan perbatasan antara Kabupaten Rembang dengan Kabupaten Blora. Dusun tersebut masuk wilayah administratif Desa Pasedan.
Bupati Rembang, Harno mengungkapkan dirinya pernah berkunjung ke Dusun Ngotoko dan merasakan langsung medan terjal.
“Kalau dari arah Pasedan menurun, sedangkan kalau dari arah Ngotoko menanjak sekali,” ujarnya.
Tanjakan jalan sempit ini mengakibatkan kendaraan yang mengangkut hasil bumi pertanian menjadi kesulitan. Ia mendukung upaya TMMD mengepras tanjakan, sehingga masyarakat yang melintas akan lebih mudah dan lebih aman.
“Takutnya truk yang membawa jagung atau ketela mundur ke belakang saat menanjak, karena nggak kuat. Makanya saya mendukung pengeprasan, untuk memudahkan masyarakat,” beber Harno.
Sementara itu Komandan Kodim Rembang, Letkol Arm. Winner Fradana Dieng membeberkan tanjakan Ngotoko – Pasedan dikepras hingga 2 meter lebih. Pekerjaan selanjutnya adalah pengecoran jalan sepanjang 1.135 Meter, sekaligus pelebaran.
“Awalnya kami ragu bisa menurunkan ketinggian jalan sampai dua meter, karena tidak tahu kondisi tanah dan batu di bawahnya, tapi ternyata bisa. Sekarang lebar jalan juga ditambah supaya kendaraan bisa berpapasan,” ungkap Dandim.
Selain kegiatan fisik, selama TMMD juga digelar kegiatan non fisik, seperti penyuluhan wawasan kebangsaan, pencegahan stunting dan pasar murah.
Total anggaran yang digelontorkan mencapai Rp 539 Juta, dengan rincian dari sumber APBD Kabupaten Rp 300 jutaan dan APBD Provinsi Rp 239 Jutaan. (Musyafa Musa).

