
Rembang – Event lari Rembang City Run pada hari Minggu 09 November 2025, yang semula akan terpusat di Alun-Alun Rembang, akhirnya dipindah ke Stadion Krida Rembang.
Chomarudin, mewakili pihak pelaksana kegiatan tersebut (Himpunan Keluarga Rembang/HKR dan PGRI), menyampaikan kabar itu pada Minggu petang (05 Oktober 2025).
Alasan utama dari pemindahan lokasi adalah jumlah pendaftar sudah mencapai 3.500 orang.
Di sisi lain, aparat kepolisian maupun Dishub tidak bisa menutup jalur (route) peserta lari yang semula akan melintasi Alun-Alun, Jl. Dr. Sutomo, Perempatan Jaeni, Toko Pojok, Sawahan, Perempatan Eks Stasiun, Borotugel belakang RSUD, Jl. HOS Cokroaminoto dan kembali lagi ke Alun-Alun.
Dengan jumlah peserta sebanyak itu, dikhawatirkan kondisi jalan akan semrawut. Demi mempertimbangkan faktor kenyamanan dan keamanan para peserta, akhirnya diputuskan ada perubahan.
“Atas saran-saran dari pihak terkait, start dan finish di Alun-Alun Rembang dibatalkan, kemudian dialihkan ke Stadion Krida Rembang mas. Untuk waktu kegiatan tetap 09 November 2025,” terangnya.
Dampak dari pemindahan itu, route lari pun berubah, yakni start dari Stadion Krida ke selatan, sampai Perempatan Galonan, kemudian ke utara dan sesampainya toko Mr. DIY Jalan Pemuda, memutar ke selatan dan finish di Stadion Krida.
“Untuk Jalan Pemuda pada saat berlangsung event lari, ditutup total dan ada rekayasa pengalihan lalu lintas ke jalur lingkar dan sekitarnya,” beber Chomarudin.
Panitia resmi menutup pendaftaran Rembang City Run lebih cepat dari rencana awal.
“Penutupan pendaftaran Minggu tengah malam ini (05/10). Kami juga diundang dalam rapat koordinasi di ruangan pak Sekda hari Senin (06/10), untuk membahas persoalan ini,” pungkasnya. (Musyafa Musa).

