Celetukan Siswa Wadah MBG “Buadek”, Sudah Ditindaklanjuti
Siswa salah satu SD N di Kecamatan Rembang Kota mengeluhkan bau tidak sedap dari nampan wadah MBG.
Siswa salah satu SD N di Kecamatan Rembang Kota mengeluhkan bau tidak sedap dari nampan wadah MBG.

Rembang – Wadah makan bergizi gratis (MBG) harus dijaga kebersihannya. Kalau tidak, akan rentan muncul bau tidak sedap yang mengakibatkan siswa penerima manfaat menjadi kurang nafsu makan.

Hal itu tampak dari sebuah video yang beredar sejumlah siswa tidak langsung makan, ketika memperoleh menu MBG.

Bahkan salah satu siswa mengungkapkan kalimat “Piringe ambune ora tau diumbah ek (piringnya baunya tidak pernah dicuci kok)”. Buadek (bau)”. Menu MBG baru dimakan siswa, setelah agak dipaksa oleh gurunya.

Saya langsung menelusuri informasi itu, yang kebetulan terjadi di salah satu SD N Kecamatan Rembang Kota (tidak disebutkan rinci lokasi, karena pihak sekolah minta dirahasiakan_Red).

Guru di sekolah tersebut mengklaim mayoritas anak tetap menikmati MBG yang disajikan.

Kalau pun ada yang mengeluh wadah MBG baunya tidak sedap, hanya beberapa anak saja.

“Paling yang bilang seperti itu hanya satu dua anak mas. Tapi kami setuju kedepan harus lebih bersih lagi. Kalau saran saya selaku guru adalah jam dropingnya lebih tepat waktu, jangan berubah-ubah,” ungkapnya.

Kepala sekolah di SD Negeri ini juga membenarkan keluhan siswa soal wadah MBG berbau tidak sedap.

“Memang ada anak yang ngomong seperti itu, tapi saya tidak berani berkomentar apa-apa,” terangnya.

Menurutnya, keluhan itu sudah disampaikan melalui group WhatsApp koordinator MBG dan diteruskan kepada dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang mengirim MBG.

“Sudah ada tindak lanjut,” tandas Kepala Sekolah.

Video keluhan bau wadah MBG tidak sedap terjadi pada hari kemarin. Saat saya mengecek ulang hari Kamis (25 September 2025), wadah MBG sudah terlihat bersih. Beberapa tumpukan wadah langsung saya dekatkan ke hidung, baunya masih relatif wajar dan terbebas dari bau tidak sedap.

“Nampan wadah MBG itu kalau selesai dari sekolah, sebaiknya pencucian dan pengeringan betul-betul diperhatikan. Menunya bagus, tapi kalau wadahnya kotor, anak-anak pasti bisa menilai. Kalau pengin jawaban jujur, ya dengarlah dari mulut anak-anak. Semoga kedepan tidak terulang lagi,” kata salah satu orang tua murid menyoroti masalah tersebut. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apapun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp 4 miliar.