
Rembang – Pihak Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Rembang mendukung wacana hari bebas kendaraan/car free day (CFD) di Jalan Pemuda Rembang tiap Minggu pagi.
Kasat Lantas Polres Rembang, AKP Ryan Mitha Pangesty menjelaskan ide itu bermula usai event lari yang digelar Polres Rembang, Bhayangkara Run. Ternyata para peserta merasa nyaman ketika melintasi jalur lari di sepanjang Jalan Pemuda.
Saat dikoordinasikan dengan pihak Pemerintah Daerah, mendapatkan respon positif.
“Waktu bertemu pak Sekda Rembang, beliau tanggapannya positif. Bahkan langsung telefon Dinas Lingkungan Hidup (DLH) maupun Dinas Perhubungan. Rencana kedepan akan ada rapat untuk membahas CFD di Jalan Pemuda Rembang ini,” tuturnya.
Mitha menambahkan kebetulan di Jalan Pemuda ada Stadion Krida, sangat layak untuk dikombinasikan dengan pemberdayaan pedagang UMKM, selama berlangsung car free day.
Satu sisi, sektor UMKM dapat memperoleh lahan penghasilan. Di sisi lain, masyarakat juga bisa lebih nyaman berolahraga, tanpa gangguan lalu lalang kendaraan.
“Kami akan ploting penempatan anggota. Saya kira masyarakat akan mendukung, karena untuk kebaikan semuanya,” beber Mitha.
Terkait waktu, Kasat Lantas menyarankan CFD antara pukul 06.00 sampai 09.00 pagi. Sedangkan area parkir kendaraan pengunjung, dapat ditempatkan di sisi selatan sebelum Perempatan Galonan dan Jalan Pemuda sisi utara.
“Sebelah selatan Bundaran Pasar dan sebelum Perempatan Galonan bisa untuk parkir. Jadi arah utara dan selatan, ada (parkir),” tandasnya.
Sementara itu, sejumlah warga di Jalan Pemuda Rembang turut mendukung wacana car free day tersebut.
Yang penting bagi warga setempat kalau ada keperluan mendadak pada jam-jam tersebut, masih memungkinkan boleh lewat keluar jalan Pemuda.
“Saya sangat mendukung sekali ide Hari Bebas Kendaraan di Jalan Pemuda Rembang, karena masih ada jalur alternatif untuk mengalihkan arus lalu lintas. Soalnya kesadaran masyarakat untuk hidup sehat, belakangan ini semakin meningkat,” kata Yuni.
“Saya sebagai warga Jalan Pemuda nggak masalah. Yang penting kalau misal kita ada kegiatan mendadak, harus keluar atau masuk jalan pemuda dan bawa motor atau mobil, masih diberikan toleransi lewat. Tapi kalau nggak ada keperluan mendesak, kita yang jelas bisa menyesuaikan sama jadwal CFD. Mantap, lanjut terus,” ujar warga lain, Budianto. (Musyafa Musa).

