Laporan Sudah Masuk Inspektorat Kab. Rembang, Dugaan Tindak Asusila Oknum ASN Di Dalam Mushola
Mushola di Desa Langkir Kecamatan Pancur yang menjadi sorotan masyarakat.
Mushola di Desa Langkir Kecamatan Pancur yang menjadi sorotan masyarakat.

Pancur – Pihak Kecamatan Pancur menelusuri informasi adanya dua oknum aparatur sipil negara (ASN) lawan jenis bukan suami isteri, diduga sedang berduaan di dalam sebuah Mushola, turut tanah Desa Langkir Kecamatan Pancur.

Pelaksana Tugas Camat Pancur, Kartiman mengaku mendapatkan banyak pertanyaan dari berbagai kalangan melalui nomor WhatsApp–nya, karena di media sosial ramai menyebut dugaan tindak asusila.

Pihaknya kemudian mengkonfirmasi sejumlah sumber. Hasilnya, diketahui dua oknum itu sama-sama berstatus pegawai Puskesmas Pancur.

“Ya dari Puskesmas Pancur,” tuturnya, Jum’at (01 Agustus 2025).

Kartiman mengaku terkejut mendengar kejadian itu, karena kalau terbukti tindak asuila, menurutnya akan turut mencoreng nama Kecamatan Pancur.

“Ya prihatin banget lah mas, kaget sekali,” imbuh Camat.

Informasi dari sekitar lokasi kejadian, warga sebenarnya sudah cukup lama mendengar desas-desus itu. Bahkan sempat ada warga yang mencoba mengintip ke dalam mushola.

Mereka tidak mengira, karena mushola tersebut milik mertua dari pihak laki-laki yang sudah diwakafkan kepada masyarakat. Apalagi antara laki-laki dan perempuan, juga telah berkeluarga.

Laporan Ke Pemkab

Kepala Puskesmas Pancur, dr. Samsul Anwar saat dihubungi menyatakan sebelum kejadian ini, pihaknya sudah 3 kali memberikan peringatan kepada pegawai tersebut, agar tidak sering jadwal keluar berdua.

“Sebenarnya kita sudah melakukan upaya pencegahan. Setelah kejadian, ya tetap ada pembinaan mas,” tandasnya.

Sementara itu, para elite pejabat Pemkab Rembang telah menerima aduan peristiwa tersebut.

Kepala Inspektorat Kabupaten Rembang, Imung Tri Wijayanti menanggapi pihaknya baru menerima laporan pada hari Kamis kemarin (31 Juli 2025), untuk selanjutnya akan didalami.

“Kami belum bisa komentar banyak, karena baru kemarin menerima laporan, akan kita dalami dulu kasusnya,” ujar Imung. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan