Punya Riwayat Gangguan Jiwa, Terduga Pelaku Pembacokan Yang Mencebur Ke Laut
Pelabuhan Tasikagung Rembang.
Pelabuhan Tasikagung Rembang.

Rembang – Sampai dengan Rabu pagi (04 Juni 2025), terduga pelaku pembacokan nelayan di atas kapal belum ditemukan, setelah yang bersangkutan mencebur ke laut.

Pemilik kapal, Jumadi, warga Desa Gegunung Wetan Rembang mengatakan belum ada perkembangan informasi keberadaan terduga pelaku.

“Tapi kita sudah minta tolong kepada sejumlah kapal yang masih melaut di sekitar lokasi, untuk ikut membantu memantau. Kalau diketahui, dapat ditolong,” tuturnya.

Jumadi menambahkan tidak tahu menahu latar belakang terduga pelaku berinisial MA (26 tahun), warga Desa Padaran Rembang tersebut.

Namun berdasarkan informasi dari Kepala Desa setempat, MA pernah memiliki riwayat gangguan jiwa.

“Dari saya sebagai pemilik kapal, ndak tahu pak. Tapi keterangan dari pak Kades Padaran, punya gangguan (kejiwaan),” imbuh Jumadi.

Kepala Desa Padaran, Munawari membenarkan terduga pelaku pernah menjalani perawatan kejiwaan di RSUD dr. R. Soetrasno Rembang.

“Kira-kira tahun lalu pernah dirawat. Orangnya sudah keluarga, namun pisahan (cerai), punya anak 1,” terangnya.

Sementara itu, Kasat Polair Polres Rembang, AKP Mundhi menyampaikan terduga pelaku masih dalam proses pencarian.

“Setelah pelaku membacok, nyebur ke laut. Sudah dilempar lifejacket dengan tali oleh nelayan rekannya dari atas kapal, mau ditolong, tapi justru seperti menghindar/menjauh,” bebernya dalam keterangan tertulis.

Sebagaimana diberitakan, dua orang nelayan anak buah kapal (ABK) KM Jaya Makmur terluka, setelah dibacok senjata tajam jenis bendho, ketika keduanya terlelap tidur.

Korban yakni Santoso (49 tahun) warga Desa Sendangagung Kecamatan Kaliori dan Dany Nur Wahid (23 tahun) warga Desa Sukoharjo Kecamatan Rembang. Peristiwa terjadi di sebelah utara Karimun, tanggal 31 Mei 2025.

Keduanya mengalami luka-luka, tapi kini sudah pulang ke rumah masing-masing, setelah rawat jalan di RSUD dr. R. Soetrasno Rembang, Senin (02/06). (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan