Sering Memicu Banjir, Bupati Terima Usulan Normalisasi Di Titik Ini
Warga melintas di dekat saluran air sekitar RSUD dr. R. Soetrasno Rembang, Jum’at (24/03).
Warga melintas di dekat saluran air sekitar RSUD dr. R. Soetrasno Rembang, Jum’at (24/03).

Rembang – Saluran air di sekitar rumah sakit umum daerah (RSUD) dr. R. Soetrasno Desa Kabongan Kidul Rembang, perlu untuk dinormalisasi, karena sering meluap dan mengakibatkan banjir, ketika curah hujan tinggi.

Kepala Desa Kabongan Kidul, Rembang, Marjoni mengatakan saluran sekitar rumah sakit menuju ke laut terjadi pendangkalan sangat parah. Ia menyebut sejauh ini belum pernah ada penanganan.

Padahal saluran itu termasuk mendesak dikeruk, guna mengurangi potensi kerawanan banjir. Mengingat besarnya air dari daerah atas, seperti Rumbutmalang, Leteh, Sidowayah maupun Kabongan Kidul sendiri, masuk ke saluran tersebut.

“Katanya bulan April ada pengerjaan, tapi saya cek ndak ada, “ tuturnya, saat forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), belum lama ini.

Ia berharap normalisasi saluran menjadi skala prioritas, karena banjir sering terjadi.

“Nyuwun tulung dimasukkan skala prioritas. Saya juga sudah minta tolong kepada pak Pri (Wakil Ketua DPRD dari Desa Kabongan Kidul-Red) untuk mengawal, “ imbuhnya.

Bupati Rembang, Abdul Hafidz memerintahkan kepada Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang untuk mengatasi masalah tersebut tahun 2023 ini.

“Bisa ndak kalau tahun ini dilakukan normalisasi. Alat punya, dana operasional juga ada. Tahun ini akan diselesaikan pak, “ tandas Bupati.

Bupati menambahkan sejumlah titik yang rawan memicu banjir, juga sudah dinormalisasi. Salah satunya pengerukan sungai Desa Kuangsan Kecamatan Kaliori.

Sedangkan untuk sungai di Kecamatan Sumber dan Kecamatan Kaliori yang menjadi aliran Sungai Randugunting, Pemkab Rembang mengusulkan normalisasi kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, karena membutuhkan biaya lumayan besar. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan