Pantauan Hilal Jelang Ramadhan Di Rembang, Lokasi Ini Menjadi Pilihan Kemenag
Teropong milik Kementerian Agama Kabupaten Rembang, untuk memantau hilal.
Teropong milik Kementerian Agama Kabupaten Rembang, untuk memantau hilal.

Lasem – Kementerian Agama Kabupaten Rembang merencanakan pantauan hilal (bulan sabit muda) di kawasan Pos Observasi Bulan (POB) Watu Layar Desa Bonang Kecamatan Lasem, untuk menentukan awal bulan suci Ramadhan.

Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Binmas) Islam Kementerian Agama Kabupaten Rembang, Ali Muhyidin menjelaskan pantauan hilal berlangsung pada Rabu sore (22/03).

Jika perhitungan hisab, hilal diperkirakan sudah mencapai ketinggian 7 derajat, sehingga perkiraan awal hilal akan bisa terlihat dan Kamis esoknya mulai puasa.

“Tapi untuk kepastiannya kita lihat nanti, menunggu Rabu petang, pengumuman resmi dari pemerintah, “ tandasnya.

Hasil pantauan hilal di bukit Watu Layar Desa Bonang akan dilaporkan ke Badan Hisab Dan Rukyat (BHR) Pusat, menjadi bahan sidang isbat Kementerian Agama, terkait penentuan awal bulan Ramadhan.

“Hadir pula nanti hakim dari Pengadilan Agama sebagai hakim isbat, kalau ada yang melihat hilal sore itu, “ kata Ali.

Dipilihnya Watu Layar, karena lokasi tersebut memiliki ketinggian strategis untuk memantau hilal dan tidak ada halangan. Hanya saja kendalanya, posisi pantau dari Rembang bersebelahan dengan Gunung Muria di ufuk barat.

“Semoga saja kondisi cuaca cerah. Tapi kalau nanti tiba-tiba mendung, tetap akan kita laporkan ke pusat, “ imbuhnya.

Di sisi lain, Kementerian Agama Kabupaten Rembang sudah merelease jadwal Imsakiyah bulan Ramadhan 1444 Hijriyah. Dalam jadwal itu, puasa mulai hari Kamis (23/03).

Ali menimpali jadwal Imsakiyah sudah disebar ke Kantor Urusan Agama (KUA) di tingkat kecamatan maupun Ormas Islam.

“Semoga di wilayah Kabupaten Rembang kompak memakai satu jadwal yang bersumber dari Kemenag, “ beber Ali.

Jika mengacu jadwal dari Kemenag Kabupaten Rembang, di hari pertama puasa, Kamis (23/03) Imsak pada pukul 04.14 Wib, sedangkan Maghrib (waktu berbuka puasa) pukul 17.47 Wib.

“Kami himbau untuk mencocokkan jam dengan GPS, RRI/TVRI minimal 4 hari sekali, “ pungkasnya. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan