Warga Temukan Kotak Amal Misterius, Kunci Bekas Dirusak
Kapolsek Lasem, AKP Didik Dwi Susanto mendatangi lokasi temuan kotak amal di Desa Selopuro, Senin pagi.
Kapolsek Lasem, AKP Didik Dwi Susanto mendatangi lokasi temuan kotak amal di Desa Selopuro, Senin pagi.

Lasem – Sebuah kotak amal misterius ditemukan di depan warung turut tanah Desa Selopuro Kecamatan lasem, Senin (24 Desember 2018) sekira pukul 05.30 Wib.

Lokasi temuan kotak amal di depan warung milik pasangan Jumartono (58 tahun) dan Samuah. Saat itu keduanya ingin membuka warung. Jumartono kaget melihat ada karung/glangse tergeletak di dekat pintu warung. Begitu dibuka, ternyata berisi kotak amal kosong, dengan kondisi kuncinya bekas dirusak. Jumartono kemudian menyampaikan informasi itu kepada tetangganya seorang purnawirawan anggota TNI, Dasuki.

“Pak Dasuki yang melapor ke Polsek Lasem. Soalnya saya nggak tahu menahu itu kotak amal siapa, mungkin ditaruh seseorang lewat tengah malam tadi atau gimana, “ ujarnya.

Kapolsek Lasem, AKP Didik Dwi Susanto ketika dikonfirmasi Reporter R2B membenarkan temuan kotak amal di Desa Selopuro.

“Kami datang ke Selopuro, mendatangi lokasi. Setelah itu kotak amal kami amankan ke Mapolsek, “ terangnya.

AKP Didik Dwi Susanto menimpali pihaknya belum bisa menyimpulkan asal usul kotak amal tersebut. Yang pertama, bisa saja merupakan barang curian dari luar Kecamatan Lasem, kemudian setelah uang dikuras, diletakkan di depan warungnya Jumartono. Kebetulan sampai Senin sore, belum ada laporan kotak amal masjid, mushola maupun panti anak yatim di Kecamatan Lasem yang menjadi sasaran pencurian. Kemungkinan kedua, bukan karena tindak pidana pencurian.

“Kami belum tahu ini kotak amal siapa dan apa motifnya. Yang jelas Polsek sudah menyampaikan kepada bapak ibu kepala desa se Kecamatan Lasem, terkait temuan kotak amal ini. Ternyata juga nggak ada info pencurian. Lhah apa mungkin orang nemu kotak amal, lalu ditaruh di situ, kita juga nggak tahu, “ beber Kapolsek.

Pada kasus – kasus sebelumnya, pencurian kotak amal beberapa kali terjadi di wilayah hukum Polres Rembang. Misalnya di Dusun Grajen Desa Sumberejo, Desa Tambakagung & Karangsekar Kecamatan Kaliori, masjid di pinggir jalur Pantura Desa Tireman, Rembang yang aksinya terekam kamera CCTV. Termasuk peristiwa pencurian kotak amal di Masjid Besar Pamotan, bahkan pelakunya seorang remaja sempat benjut dikeroyok warga yang merasa jengkel. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *