Pasar Mbrumbung Dan Kenangan Tempo Doeloe, Intip Yuk Suasana Buka Pertama
Serba serbi launching Pasar Mbrumbung, Minggu (16/12). Makan nasi jagung bareng dan kunjungan Bupati Rembang, Abdul Hafidz melihat salah satu lokasi yang menjual jajanan tempo doeloe.
Serba serbi launching Pasar Mbrumbung, Minggu (16/12). Makan nasi jagung bareng dan kunjungan Bupati Rembang, Abdul Hafidz melihat salah satu lokasi yang menjual jajanan tempo doeloe.

Kaliori – Ratusan orang datang saat launching kali pertama Pasar Mbrumbung di kawasan Randugosong Desa Banggi, Kecamatan Kaliori, Minggu pagi (16 Desember 2018).

Pasar yang menyajikan jajanan dan makanan khas tempo dulu ini tampil beda, karena bisa melambungkan anda pada kenangan masa lampau. Tak hanya jajanan, begitu pula dengan penampilan para wanita penjualnya, semua mengenakan pakaian kebaya adat Jawa Tengah dan topi ala petani.

Sukarmi, warga Desa Banggi yang ikut berjualan di Pasar Mbrumbung mengatakan jajanan yang dijual seperti thiwul, kupang, ketiplak, seredek, enthok – enthok, ketan, nasi jagung, gethuk dan masih banyak lagi lainnya. Menurut rencana, kedepan Pasar Mbrumbung akan dibuka sebulan sekali, tepatnya pada Minggu ke II. Ia berharap keberadaan pasar dapat berjalan konsisten, sehingga mendatangkan manfaat bagi masyarakat.

“Alhamdulilah pada waktu pembukaan ini, dagangan saya lumayan laris. Kalaupun masih ada sisa ya sedikit mas. Monggo bulan berikutnya yang mau datang ke sini. Pokoknya kalau lancar, kemungkinan intensitas operasional pasar akan ditambah. Insyallah sukses, “ kata Sukarmi.

Selama launching Pasar Mbrumbung, Ikatan Putra Putri Singo Lawu Desa Banggi didampingi oleh Ikatan Mas Mbak Rembang. Mbak Rembang tahun 2018, Bela Ayu Paramitha menganggap Pasar Mbrumbung memberikan kesan pengalaman tersendiri. Ia mencontohkan sudah lama tidak makan jajanan gendar, tapi dengan mudah dirinya bisa mendapatkannya di Pasar Mbrumbung. Remaja asal Desa Bagan Kecamatan Lasem ini mengajak masyarakat mau datang ke Pasar Mbrumbung, sebagai bentuk melestarikan kuliner tradisional.

“Temen – temen terutama yang muda, nggak usah jauh – jauh kalau mau makan jajanan tempo dulu. Ke sini saja ke Pasar Mbrumbung. Kalau di kota mau pesen kayak gini, mungkin pesan dulu. Nah di sini komplit, harganya murah pula, “ ungkap Bela.

Bela usul jangan berhenti mempromosikan keberadaan pasar tersebut, sehingga nantinya semakin dikenal oleh masyarakat luar daerah. Usai launching pasar yang juga dihadiri Bupati Rembang, Abdul Hafidz, para relawan dari berbagai komunitas dan masyarakat setempat kemudian melanjutkan penanaman pohon kawis. (Musyafa Musa).

News Reporter

3 thoughts on “Pasar Mbrumbung Dan Kenangan Tempo Doeloe, Intip Yuk Suasana Buka Pertama

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *