Pameran Setara, Gaungkan Sekolah Ramah Anak
Pameran Setara yang berlangsung di MTS Riyadl Sedan, Senin (27/08).
Pameran Setara yang berlangsung di MTS Riyadl Sedan, Senin (27/08).

Sedan – Pendidik sekolah setingkat SMP diharapkan mulai mengenalkan gender dan kesehatan reproduksi kepada para siswa. Hal itu menjadi salah satu bentuk sekolah ramah anak, agar mereka mengetahui sejak dini masalah reproduksi.

Hasna Pratiwi, Project Manager PKBI Cabang Rembang mengatakan materi tentang seksualitas dapat dikemas di sela – sela pelajaran. Tentu tidak secara frontal, yang penting pelajar bisa memahami, sesuai dengan usia mereka. Kebetulan hari Senin (27 Agustus 2018) pihaknya bersama sejumlah kelompok yang tergabung dalam aliansi Yes I Do, menggelar pameran Setara (Semangat Dunia Remaja) di MTS Riyadl Sedan. Menurutnya, sekolah tersebut pada tahun ini siap mewujudkan sekolah ramah anak. Tujuan utama yang ingin dicapai, anak dapat tumbuh berkembang, sekaligus memperoleh pendidikan yang layak.

“Dalam kegiatan ini kita siswa bisa belajar tentang gender, keluarga, bagaimana berelasi dengan sesama jenis dan lawan jenis. MTS Riyadh dipilih, karena sekolah ini siap menjadi sekolah ramah anak. Makanya kita dorong terus, “ ujar Hasna.

Susi Dwi Martati, dari Divisi Pemberdayaan Ekonomi Dan Pendidikan Program Yes I Do membenarkan salah satu alasan pelajar di bawah umur menikah adalah putus sekolah. Bisa jadi mereka merasakan sekolah tidak nyaman dan membosankan. Maka Pihaknya berusaha melakukan pendampingan, agar sekolah lebih menyenangkan bagi anak – anak.

“Kalau anak – anak nyaman di sekolah, harapannya nggak akan putus sekolah. Endingnya, tidak menikah pada usia belum cukup umur (18 tahun kebawah), “ terangnya.

Sementara itu Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Rembang, Hasiroh Hafidz yang hadir di MTS Riyadl Sedan menyampaikan sekolah memang menjadi sarana untuk membentuk karakter anak. Namun ia berharap orang tua/wali murid jangan begitu saja menyerahkan kepada sekolah, karena anak – anak sebenarnya memiliki lebih banyak waktu di rumah.

“Anak adalah investasi masa depan. Kita bisa jadi seperti ini, juga karena bapak ibu kita dulu. Ya mari kita bimbing anak – anak menjadi generasi penerus yang baik. Kombinasi kerja sama antara orang tua di rumah dan pendidik di sekolah akan sangat menentukan, “ beber Hasiroh.

Pameran Setara ini dirangkai dengan Olimpiade Religi, Olahraga Dan Seni. Cukup banyak kegiatan yang digelar, meliputi tilawah, hadrah, pidato Bahasa Arab, Bahasa Inggris dan Bahasa Jawa serta berbagai games menarik. (MJ – 81).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *