Rembang – Pemerintah Kabupaten Rembang menjamin warga tidak mampu tetap mendapatkan pelayanan kesehatan gratis, meski sempat terjadi fenomena banyaknya kepesertaan BPJS kesehatan tiba-tiba non aktif.
Bupati Rembang, Abdul Hafidz menjelaskan jumlah peserta BPJS kesehatan yang dibiayai anggaran daerah semula hanya 30 ribuan orang, kemudian semakin bertambah hingga 66.700 an.

