
Sarang – Barisan Pecinta Kiai (BP Kiai) mempelopori perbaikan jalan di Desa Gunungmulyo, Kecamatan Sarang, yang rusak parah.
Jalan penghubung antara Desa kalipang dengan Desa Lodan Kecamatan Sarang tersebut, sudah lama tidak diperbaiki, sehingga mengganggu mobilitas masyarakat.
Ketua Barisan Pecinta Kiai, Muhammad Mujib Yafi mengaku sudah sering menerima keluhan warga.
“Yang merasakan langsung ya warga. Ibu-ibu mau ke pasar, bapak-bapak mau ke sawah, anak-anak yang akan berangkat ke sekolah,” kata Yafi, Rabu (14 Oktober 2026).
Ia menganggap jalan di Desa Gunungmulyo sudah sangat mendesak untuk segera ditangani.
Dengan anggaran swadaya dari para donatur dan sumbangan material dari sejumlah pihak, pihaknya bersama masyarakat melakukan pengurukan lubang-lubang jalan di Desa Gunungmulyo.
“Ini wujud kepedulian kami untuk kenyamanan warga. Matur nuwun atas semangat gotong royong antara BP Kiai dan masyarakat. Tiap tahun kami adakan rutin kegiatan sosial. Fokusnya kali ini jalan rusak di Desa Gunungmulyo. Kami tidak ingin BP Kiai hanya dikenal dalam kegiatan pengajian saja, tapi kami ingin hadir lebih luas dalam gerakan sosial,” tuturnya.
Sementara itu, seorang warga Desa Gunungmulyo Kecamatan Sarang, Abdul Soleh memperkirakan jalan rusak di kampungnya sudah 15 tahun tidak diaspal mulus.
Ia sendiri sampai bingung harus mengadu kepada siapa. Begitu Barisan Pecinta Kiai turun tangan, warga sekitar langsung menyambut positif.
“Alhamdulillah ada BP Kiai yang tergerak membantu ke sini. Soalnya jalur sini ramai jadi perlintasan masyarakat mas, yang dari arah Kalipang, maupun arah Lodan,” ungkapnya.
Lantaran perbaikan kali ini sifatnya untuk jangka pendek, Abdul Soleh tetap berharap Pemkab Rembang memprioritaskan penanganan jalan Kalipang – Lodan di Desa Gunungmulyo dengan konstruksi lebih baik, untuk memperlancar aktivitas masyarakat. (Musyafa Musa).
