Usai Cek Cok Dengan Isteri, Sang Suami Ditemukan Gantung Diri
Polisi bersama tim medis di TKP gantung diri, Desa Bajingjowo Kecamatan Sarang, Jum’at malam (05/06).
Polisi bersama tim medis di TKP gantung diri, Desa Bajingjowo Kecamatan Sarang, Jum’at malam (05/06).

Peristiwa ini tidak untuk ditiru. Kalau anda punya masalah, sebaiknya tenangkan diri, usaha, berdo’a dan carilah solusi terbaik.

Sarang – Seorang pria ditemukan meninggal dunia gantung diri di Desa Bajingjowo, Kecamatan Sarang, Kabupaten Rembang, Jum’at malam (05 Juni 2026) sekira pukul 18.30 Wib.

Korban berinisial R (24 tahun), sehari-hari berprofesi sebagai nelayan. Saat kejadian, posisi isteri korban sedang keluar rumah, bersama anaknya.

Begitu pulang, ia terkejut mengetahui suaminya sudah gantung diri di dalam rumah, dengan menggunakan kain selendang, tergantung pada kayu blandar rumah.

Kapolsek Sarang, AKP Yuli Sri Mulyani menjelaskan hasil olah TKP dan pemeriksaan saksi, diduga korban nekat gantung diri, setelah cek cok dengan isterinya.

“Sempat terjadi cek cok mulut antara korban dan isterinya, terkait masalah ekonomi rumah tangga sehari-hari. Hal itu terjadi sore hari. Isteri korban dan anaknya yang berusia 15 bulan sempat keluar rumah. Lalu korban gantung diri,” tuturnya.

AKP Yuli menambahkan berdasarkan pemeriksaan dokter, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.

“Di leher, nampak luka lecet melingkar, dari bagian depan ke belakang. Pihak keluarga telah menerimakan kejadian itu dan tidak menghendaki adanya autopsi,” imbuh Kapolsek.

Usai pemeriksaan, selanjutnya jenazah korban diserahkan ke pihak keluarga, untuk dimakamkan. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apapun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp 4 miliar.