
Rembang – Tim sepak bola asal Kabupaten Rembang, Bintang FC, berhasil menorehkan prestasi membanggakan dalam turnamen Fossbolindo National Series, yang digelar di Kota Malang Jawa Timur, pada 14 – 16 Mei 2026.
Dalam ajang tersebut, tim asal Desa Pasarbanggi Kecamatan Rembang kota itu menerjunkan tim U-14 dan U-16.
Bintang FC U-16 menyabet juara 1, sementara juniornya U-14 menggondol juara 3 bersama.
Manajer Bintang FC, Rasno mengatakan karena timnya sering menjuarai turnamen sepak bola di Jawa Tengah, sehingga mendapat undangan dalam kejuaraan tingkat nasional tersebut.
“Kebetulan Bintang FC sering dapat juara di Jawa Tengah, makanya dapat undangan khusus dari di turnamen Fossbolindo,” tuturnya.
Menurutnya, keikutsertaan di turnamen tersebut menjadi modal penting untuk melatih mental, serta menambah jam terbang para pemain.
“Kami memang aktif ikut berbagai turnamen tingkat regional, nasional bahkan internasional mas. Tujuannya ya untuk nambah pengalaman pemain,” imbuhnya.
Rasno menambahkan, khusus untuk tim U-16 yang meraih gelar juara, nantinya akan melaju ke level internasional di Malaysia.
Namun kepastian ikut atau tidaknya masih menunggu informasi lanjutan dari panitia.
“Untuk pendanaan tim kan memang dari uang pribadi mas karena saya suka sepka bola. Nah ini nanti kita masih nunggu kabar dari panitia soal kapan pelaksanaan dan teknisnya bagaimana. Kalau subsidi dari penyelenggara masuk hitungan kami insyaallah berangkat. Tapi kalau memberatkan ya mungkin kami nggak berangkat,” pungkas pria yang juga menjabat Kepala Desa Pasarbanggi itu.
Erik Ardiles, mewakili staff kepelatihan Bintang FC menuturkan keberhasilan anak asuhnya saat turnamen di Malang merupakan buah dari kerja keras, kedisiplinan serta kekompakan.
“Saya selalu menekankan kepada anak – anak agar selalu berpikir positif disetiap pertandingan, disiplin, serta sebisa mungkin menerapkan apa yang selama ini kami latih dipertandingan,” ungkapnya.
Perjalanan Bintang FC
Bintang FC U-14 mengawali turnamen dengan kemenangan 3 – 0 atas SFA. Kemudian bermain imbang 0 – 0 kontra Gama FC dan seri 1 – 1 dengan Mifa.
Dipertandingan terakhir penyisihan grup, Bintang FC berhasil menggulung Kaltim dengan skor 4 – 0, sehingga lolos 4 besar.
Sayangnya dibabak semifinal Bintang FC dikalahkan tim Farfaza 0 – 1, sehingga harus puas meraih juara 3 bersama.
Nasib lebih baik didapat Bintang FC U-16. Pada pertandingan perdana penyisihan grup, Bintang FC sukses mengalahkan Haji Afud FC dengan skor 2 – 1.
Trend positif tarus berlanjut dipartai kedua, dimana Bintang FC berhasil mengalahkan Mifa dengan skor tipis 1 – 0.
Meski dipertandingan terakhir penyisihan grup kalah dari tim Blue Blood, namun Bintang FC tetap lolos ke semifinal.
Di semifinal anak – anak Bintang FC tampil percaya diri dan sukses mengalahkan lawannya Karlos FC 2 – 0, sehingga lolos ke partai puncak.
Pada babak final Bintang FC kembali berjumpa tim Blue Blood. Setelah bermain imbang 0 – 0 diwaktu normal, Bintang FC mampu menang adu penalti dengan skor 4 – 2 sehingga keluar sebagai juara.
Kesuksesan Bintang FC dalam gelaran Fossbolindo National Series tak lepas dari peran penting para pelatih. Mereka adalah Erik Ardiles, Heri, serta Bambang “Max” Handoyo. (Wahyu Adhi).

