Puluhan Siswa Masuk Puskesmas Kragan II, Usai Minum Susu MBG
Siswa yang diduga mengalami keracunan susu, menjalani perawatan di Puskesmas Kragan 2, hari Selasa 21 April 2026.
Siswa yang diduga mengalami keracunan susu, menjalani perawatan di Puskesmas Kragan 2, hari Selasa 21 April 2026.

Kragan – Peringatan Hari Kartini, Selasa 21 April 2026, diwarnai kejadian puluhan siswa diduga mengalami keracunan susu kemasan Makan Bergizi Gratis (MBG).

Sebanyak 24 anak kelas 2 dan kelas 6, SD N Balongmulyo Kecamatan Kragan, Kabupaten Rembang, harus menjalani perawatan di Puskesmas Kragan II.

Mereka sebelumnya mengeluhkan perut sakit, mual dan muntah-muntah.

Lantaran tak ingin terjadi apa-apa, akhirnya puluhan anak tersebut langsung diantar ke Puskesmas, untuk mendapatkan penanganan medis.

“Anak-anak segera kita bawa ke Puskesmas Kragan II, untuk mengantisipasi segala kemungkinan,” kata Kepala SD N Balongmulyo, Priheni Saraswati.

Camat Kragan, Nasaton Rofiq ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian itu.

Ia sempat menjenguk siswa di Puskesmas Kragan II. Berdasarkan penjelasan Kepala Puskesmas, dari total 24 pasien, 7 anak diantaranya sudah boleh pulang.

Sedangkan 17 anak lainnya, sampai Selasa pukul 13.00 Wib, masih menjalani perawatan.

“Saya waktu itu baru saja perjalanan pulang dari Rembang, usai upacara Hari Kartini. Begitu memperoleh informasi kejadian itu, saya langsung ke Puskesmas Kragan II. Umumnya yang dirawat, kondisi anak-anak mulai membaik,” tuturnya.

Saat mengobrol dengan sejumlah anak, mereka mengungkapkan sempat minum susu, bagian dari menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikirim oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Karangharjo Kecamatan Kragan.

Ditemukan pula kemasan susu yang rusak. Untuk masa kadaluwarsanya, habis pada bulan November 2026.

Setelah minum susu itu, siswa mulai merasakan mual dan perut sakit, kemudian muntah-muntah.

“Apakah karena susu yang mengakibatkan dugaan keracunan atau ada sebab lain, tim dari Dinas Kesehatan Selasa siang ini sudah turun ke Kecamatan Kragan, untuk melakukan pengecekan mas. Monggo ditunggu saja bagaimana hasilnya,” kata Nasaton. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan