“Kembaliannya Bisa Didonasikan Kak..?” Disalurkan 150 Paket Melalui Baznas Rembang
Bupati Rembang, Harno menyerahkan paket Lebaran di Kantor Baznas, Selasa siang (17/03).
Bupati Rembang, Harno menyerahkan paket Lebaran di Kantor Baznas, Selasa siang (17/03).

Rembang – Ketika anda berbelanja di Alfamart, apakah pernah ditanya oleh kasir, “Kembaliannya Rp 500, apakah bisa didonasikan kak..?

Nah..donasi tersebut se-Indonesia terkumpul cukup besar. Salah satunya disalurkan kepada masyarakat, melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas). Kabupaten Rembang mendapatkan kuota 150 paket Lebaran, masing-masing senilai Rp 200 Ribu.

Pada Selasa siang (17 Maret 2026), dibagikan di halaman Kantor Baznas, kompleks Gedung Haji Rembang.

Ketua Baznas Kabupaten Rembang, Moh. Ali Anshory menuturkan sasaran penerima paket tersebut meliputi tukang becak, kusir dokar, tambal ban dan ada pula dari Jemaah masjid.

“Ini sumbernya kita kalau belanja di Alfamart, ada kembalian didonasikan, yang 100, 500, seribu nggak kita ambil, wujudnya ini. Kita pastikan yang dapat paket hari ini adalah mereka yang berhak. Memang belum bisa menjangkau semua,” terangnya.

Bupati Rembang, Harno yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, sekaligus menyerahkan langsung secara simbolis, berharap bantuan semacam itu dapat meringankan beban warga pada momentum Hari Raya idul Fitri.

“Bisa berbagi Sembako, paket jajan Lebaran, dapat membuat bapak ibu yang menerima, tersenyum menghadapi Lebaran,” kata Bupati.

Harno juga memohon do’a kepada masyarakat, kedepan akan semakin banyak yang membayar zakat, infaq maupun sedekah ke Baznas, sehingga manfaat kepada warga yang berhak menerima bisa semakin luas. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apapun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp 4 miliar.