Begini Saran Wabup Ke UMKM, Demi Menarik Pengunjung Ke Kampung Ramadhan
Wakil Bupati Rembang, Moch. Hanies Cholil Barro' bersama Forkopimda berkeliling ke stand UMKM Kampung Ramadhan.
Wakil Bupati Rembang, Moch. Hanies Cholil Barro’ bersama Forkopimda berkeliling ke stand UMKM Kampung Ramadhan, Rabu (17/02).

Rembang – Meskipun lokasi Kampung Ramadhan 2026 berpindah di Jalan Gatot Subroto, namun Pemkab Rembang optimis stand para pelaku UMKM tetap akan ramai didatangi oleh masyarakat.

Hal itu disampaikan oleh Wakil Bupati Rembang, Mochamad Hanies Cholil Barro’, saat pembukaan Kampung Ramadhan, Rabu (18/02).

Ia menilai, tingkat keramaian tidak semata ditentukan oleh lebar jalan atau lokasi yang terlihat lebih strategis. Melainkan, bagaimana caranya para pelaku UMKM bisa aktif mempromosikan lapaknya.

Hanies mendorong para pelaku UMKM memanfaatkan media sosial untuk memperluas jangkauan pasar.

“Promosi sekarang itu pakai apa saja bisa. Media sosial, TikTok. Jadi promosi bisa lebih digencarkan lagi. Kalau masyarakat sudah tahu di sini pusat jajanan dan pusat UMKM, pasti akan kesedot ke sini semua,” katanya.

Lebih lanjut Hanies berharap Kampung Ramadhan menjadi etalase produk UMKM Rembang, bukan hanya sekedar wisata kuliner musiman.

“Ini harus menjadi etalase dari produk panjenengan semua. Bukan hanya wisata kuliner, tapi kesempatan menunjukkan bahwa produk UMKM Rembang bisa bersaing, layak dikonsumsi, dan layak naik kelas,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dindagkop UKM Kabupaten Rembang, Mahfudz, menjelaskan Kampung Ramadhan digelar dengan tujuan memeriahkan bulan puasa, sekaligus mendorong kebangkitan ekonomi lokal.

“Kegiatan ini untuk memeriahkan Ramadan sekaligus meningkatkan kepedulian kita di bidang usaha mikro. Kita mendorong pemberdayaan UMKM agar bangkit dan menumbuhkan ekonomi lokal,” jelasnya.

Salah satu pelaku UMKM di Kampung Ramadhan, Nur Hidayah menilai kehadiran Kampung Ramadhan memberi ruang bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk unggulan kepada masyarakat secara lebih luas.

“Bagi kami para pelaku UMKM, kegiatan seperti ini bukan sekadar ajang berjualan, tetapi menjadi momentum penting untuk memperkenalkan produk lokal, meningkatkan kualitas usaha, serta memperluas jaringan pemasaran,” ungkap Nur Hidayah.

Kampung Ramadhan 2026 digelar mulai 18 Februari hingga 14 Maret 2026 di sejumlah titik. Untuk wilayah Rembang Kota, kegiatan dipusatkan di Jalan Gatot Subroto.

Selain itu ada pula Bazar Ramadhan di Alun – Alun Lasem, Pasar Kragan, pusat kuliner Pamotan, serta di Kecamatan Sumber. (Wahyu Adi).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apapun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp 4 miliar.