
Sulang – Lapangan mini soccer Alhamdulillah Sport Area (ASA) di pinggir jalan Rembang – Blora, Desa Kemadu Kecamatan Sulang, Kabupaten Rembang, Sabtu malam (24 Januari 2026) resmi dibuka.
Mini soccer yang dikelola oleh Pondok Pesantren Alhamdulillah Desa Kemadu ini, memiliki fasilitas rumput sintetis berstandar Fifa.
Abdul Fatah Wahab, mewakili pihak pengelola, menceritakan sudah sejak lama para pengasuh Ponpes Alhamdulillah hobi bermain sepak bola.
“Ya senang nonton, senang main juga mas,” ungkapnya.
Melihat lahan kosong milik pondok pesantren, sekira 200 Meter sebelah selatan pondok yang tidak terpakai, kemudian muncul gagasan untuk memanfaatkannya menjadi lapangan mini soccer, agar lebih produktif.
Setelah itu, bekerja sama dengan salah satu pengembang di Sulang, hingga akhirnya terwujud lapangan yang cukup megah tersebut.
“Gus Obik bersama pak Dian yang memprakarsai mini soccer ini, alhamdulillah semua bisa berjalan lancar. Monggo yang dari Rembang, Blora, Pati dan sekitarnya, silahkan rawuh ke sini,” terang Abdul Fatah.
Abdul Fatah Wahab menambahkan pihaknya ingin memasyarakatkan olahraga, tidak hanya di kalangan para santri, tetapi juga masyarakat luas.
“Majelis pengajian terus, tapi jangan lupakan olahraga. Kalau seumpama kiai-kiainya kuat, sehat, nanti umatnya kuat, kira-kira begitu hastag nya,” imbuhnya.
Mini soccer ASA dilengkapi dengan bilas air hangat, jogging track, Mushola, kantin, parkir luas dan joglo untuk bersantai.
Tarif sewa mini soccer terbagi dalam berbagai macam, diantaranya :
- Jam 06.00 – 10.00 Wib Rp 400 Ribu/ Jam
- Jam 10.00 – 15.00 Wib Rp 300 Ribu/ Jam
- Jam 15.00 – 18.00 Wib Rp 400 Ribu/ Jam
- Jam 18.00 – 24.00 Wib Rp 450 Ribu/ Jam
Mini soccer ASA juga menyediakan jasa wasit, foto, video maupu drone, sehingga dokumentasi pertandingan akan menjadi lebih menarik.
Pada pembukaan lapangan Sabtu malam, ditandai dengan do’a bersama dan pertandingan fun game.
Salah satu pemain yang ikut mencoba lapangan, Wiwin mengatakan setiap tim ada 7 pemain, sehingga leluasa mengolah bola, selama pertandingan berlangsung.
“Pergerakan enak sih. Kalau futsal kan sempit ya, ini lebih luas,” tuturnya. (Musyafa Musa).

