Target Kursi PKB Rembang Naik, Pengurus Provinsi Gelar Monev Panaskan Mesin Partai
DPW PKB Jawa Tengah menggelar Monev pengurus PKB tingkat kecamatan/DPAC di Kabupaten Rembang, Sabtu (04/10).
DPW PKB Jawa Tengah menggelar Monev pengurus PKB tingkat kecamatan/DPAC di Kabupaten Rembang, Sabtu (04/10).

Pancur – Dewan Pimpinan Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa (DPW PKB) Provinsi Jawa Tengah menggelar monitoring dan evaluasi (Monev) Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC) PKB tingkat kecamatan se-Kabupaten Rembang.

Kegiatan berlangsung di RM Kebondjati Desa Japeledok Kecamatan Pancur, Sabtu (04 Oktober  2025).

Ketua DPC PKB Kabupaten Rembang, Achmad Lutfy Arifin mengatakan, kegiatan Monev dilaksanakan sebagai Upaya untuk penataan struktur kelembagaan mesin partai.

“Monev ini diikuti 14 DPAC se-Kabupaten Rembang,” kata Lutfy yang juga anggota Komisi III DPRD Kabupaten Rembang ini.

Achmad Lutfy menambahkan monitoring dan evaluasi dari pengurus provinsi adalah kegiatan rutin, untuk memperkuat kelembagaan. Kendala yang muncul akan dicarikan solusi, sehingga menjadi bahan menuju program-program pemenangan.

“Pembahasan dari sisi administratif maupun faktual personalia. DPW PKB menghimpun kendala dari kinerja partai selama ini. Seluruh hasil Monev akan menjadi bahan kajian pemenangan partai jelang Pemilu berikutnya,” tambah Lutfy.

Target Kursi

Pria warga Desa Pancur Kecamatan Pancur ini menimpali DPAC merupakan mesin politik yang efektif dan jitu.

Selain itu, PKB juga memiliki pengurus yang solid di seluruh kecamatan. Bahkan menurutnya, pengurus dan kader PKB sudah menyebar di hampir seluruh Desa dan Kelurahan se-Kabupaten Rembang.

“Dengan adanya Monev, kita akan memastikan penguatan di setiap lini struktural, untuk merealisasikan target di Pemilu 2029,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil ketua DPW PKB Provinsi Jawa Tengah, Muh Zen Adv berharap dengan Monev tersebut, mesin partai akan semakin kuat.

Ia menyebut target perolehan kursi PKB Kabupaten Rembang naik, dari 8 menjadi 10 kursi, kelak bisa tercapai.

“Kami meminta laporan kinerja DPAC, baik kegiatan rutin, agenda rapat partai dan kegiatan lain. Kami juga memastikan seberapa bagus hubungan mereka dengan anggota DPR, dengan pengurus cabang dan sesama pengurus DPAC, serta dengan pengurus ranting (desa) PKB,” bebernya. (Adv).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apapun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp 4 miliar.