
Rembang – Jalan raya sebelah timur pertigaan Clangapan Desa Tireman, tepatnya depan kantor Satpol PP Kabupaten Rembang menuai sorotan masyarakat, karena jalan rusak dan sering memicu kecelakaan lalu lintas.
Kamis pagi (21 Agustus 2025) misalnya, sejumlah pengendara sepeda motor yang merupakan pekerja pabrik sepatu, mengalami kecelakaan lalu lintas di jalur tersebut.
Diduga menghindari lubang, akhirnya terjadi tabrakan antar pengendara motor. Akibatnya, 3 orang mengalami luka-luka, kemudian menjalani perawatan di klinik kesehatan pabrik sepatu.
Rudi, seorang pengguna jalan mengakui jalan di dekat Satpol PP kerap terjadi kecelakaan.
“Sudah berkali-kali mas, sering saya nolong korban kecelakaan di situ,” tuturnya.
Apalagi ketika jam berangkat kerja pabrik sepatu, kepadatan lalu lintas sangat ramai. Ia berharap Pemkab Rembang melakukan perbaikan, untuk mengantisipasi kejadian susulan.
“Karena itu jalan kabupaten. Kalau belum bisa ditingkatkan, ya setidaknya yang berlubang ditambal dulu, agar tidak membahayakan,” imbuh Rudi.
Kasat Lantas Polres Rembang, AKP Ryan Mitha Pangesty melalui Kanit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas, Ipda Rahmat Hersa Widiatmoko membenarkan faktor kerusakan jalan turut berpengaruh terhadap tingginya kecelakaan lalu lintas di jalur tersebut.
“Dari kantor Satpol PP sampai lampu traffic Clangapan, menurut saya memang perlu perbaikan, karena sering terjadi laka,” bebernya.
Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang, Nugroho Tri Hutomo menanggapi perbaikan ruas jalan Tireman – Japerejo, diusulkan melalui Inpres jalan daerah.
“Saat ini proses persetujuan dokumen perencanaan dengan PPK Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional,” terang Nugroho.
Nugroho menimpali rencananya jalan akan dibeton. Kalau tidak ada kendala, pekerjaan bisa dimulai sekitar akhir bulan September atau awal bulan Oktober 2025. (Musyafa Musa).

