Bermain Di Terik Siang, PSIR Rembang Menahan Imbang Persibat Batang
Pemain PSIR Rembang bersiap kembali ke hotel, setelah pertandingan melawan Persibat Batang, Jum’at siang (05/11).
Pemain PSIR Rembang bersiap kembali ke hotel, setelah pertandingan melawan Persibat Batang, Jum’at siang (05/11).

Kendal – Tim PSIR Rembang bermain imbang 0 – 0 melawan Persibat Batang dalam lanjutan kompetisi Liga 3 Group C, di Stadion Utama Kendal, Jum’at siang (05 November 2021) seusai sholat jum’at.

Sepanjang babak pertama, permainan berjalan dalam tempo sedang. Skor babak pertama sama kuat 0 – 0. Namun setelah memasuki babak kedua, tensi serangan mulai meningkat.

Bahkan tim Persibat Batang, mendapatkan hadiah tendangan penalti dari wasit Yusmanto asal Kabupaten Sragen, karena wasit menilai ada pemain belakang PSIR yang hands ball.

Penalti diambil oleh Muhammad Febriansyah. Namun tendangan Febri, berhasil diblok kiper PSIR, Riki Sucipto. Riki mengaku waktu itu meyakini arah bola ke kiri, ternyata benar. Tendangan keras dapat diblok, setelah itu bola muntah langsung dihalau bek PSIR keluar lapangan.

“Alhamdulilah bisa menggagalkan penalti tadi, sehingga membuat mental pemain naik lagi. Saya yakin arah bola ke kiri, saya ke kiri ternyata pas, “ kata Riki.

Gagal mencetak gol, para pemain Persibat Batang terus menggerojok serangan ke jantung pertahanan PSIR. Berulang kali pemain Persibat memperoleh peluang di kotak penalti, namun tendangan mereka selalu melenceng dari gawang PSIR. Hingga babak kedua berakhir, skor tidak berubah, tetap 0 – 0.

Pelatih Persibat Batang, Abdul Mungin tak ingin menyalahkan gagalnya tendangan penalti tersebut, karena hal wajar. Soal banyak peluang matang tak berbuah gol, Abdul tertawa dan sampai geleng-geleng kepala. Menurutnya, kemungkinan pemain nervous.

“Benar, nggak cuma sekali dua kali tadi. Tapi saya kira hasil ini sudah maksimal. Saya mohon maaf belum bisa meraih kemenangan, “ tutur Abdul.

Sementara itu, pelatih PSIR Rembang, Hadi Surento mengakui penampilan anak-anak asuhnya kurang maksimal. Apakah bermain di siang hari, sehingga tenaga cepat terkuras atau karena faktor lain, semua akan menjadi bahan evaluasi.

“Sebenarnya kami sudah berlatih main siang hari. Pemain juga kita rotasi. Misal striker Koko Hartanto tidak kita mainkan, kita ganti Rudi Santoso. Apapun hasil ini tetap kita syukuri. Pertandingan ketiga nanti, ada rotasi lagi, “ ungkapnya.

Hadi Surento menambahkan PSIR sudah mengumpulkan 4 poin, hasil dari sekali menang dan sekali seri. Sisa dua pertandingan melawan PSDB Demak dan Persipur Purwodadi, pihaknya memathok target harus menang, supaya memastikan lolos ke babak 10 besar. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apapun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp 4 miliar.