Kapan Pembangunan Pasar Rembang Dimulai, Tempat Relokasi Pedagang Dikebut
Pekerja menyelesaikan tempat relokasi pedagang Pasar Rembang di bekas Pasar Hewan Sumberjo Rembang, Selasa sore (06 Oktober 2026).
Pekerja menyelesaikan tempat relokasi pedagang Pasar Rembang di bekas Pasar Hewan Sumberjo Rembang, Selasa sore (06 Oktober 2026).

Rembang – Anggaran pembangunan Pasar Rembang dialokasikan sekira Rp 80 Miliar dari pemerintah pusat.

Bupati Rembang, Harno mengatakan dana sudah siap, kisaran Rp 80 Miliar. Saat ini tinggal menunggu lelang proyek. Kalau nantinya pemenang tender lelang sudah ada, ia siap ngopi bersama pedagang Pasar Rembang.

Bupati berharap tahapan berjalan lancar, sehingga pada bulan November nanti, lelang proyek sudah selesai.

“Di awal pemerintahan saya, kami sudah mengajukan anggaran ke pusat. Ke pak Dirjen Pasar, komunikasi sudah 3 kali. Kalau lelang selesai, saya langsung ngopi bersama pedagang pasar. Mohon do’a restunya, agar cepet dok. Insyaallah November. Saya menunggu kepastiannya,” kata Bupati, Selasa (06 Oktober 2026).

Harno menambahkan desain pasar harus menyesuaikan dengan kesiapan anggaran.

“Kalau nanti memungkinkan kecil-kecil yang kurang, APBD Rembang akan menyiapkan,” imbuhnya.

Bupati menimpali pedagang tidak akan diminta buru-buru pindah ke tempat relokasi di bekas pasar hewan Kampung Baru Sumberjo, atau berjarak sekira 400 an Meter dari Pasar Rembang sekarang.

Begitu lelang proyek selesai, baru pedagang diarahkan mengosongkan lokasi dan pindah ke pasar sementara.

“Kita menanti, apabila lelang dok. November lelang, setelah itu relokasi, kemudian pembangunan pasar bisa dimulai, harapannya begitu,” terang Harno.

Menyangkut tempat relokasi pasar, kekurangan-kekurangan akan ditangani. Termasuk pada APBD Perubahan 2026, dianggarkan sekira Rp 400 Jutaan.

“Ada yang kurang plesteran atau kurang apa, di anggaran perubahan ini disiapkan kira-kira Rp 400 Juta,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pasar Dan Pedagang Kaki Lima Dinas Perdagangan Koperasi Dan UKM, Heri Martono mengatakan informasi yang ia terima akan ada 2 tahap anggaran dari APBN.

“Polanya sama seperti pembangunan Sekolah rakyat. Ini hasil dari Jakarta, bersama Satker Pelaksana Prasarana Strategis Jawa Tengah tanggal 01 Oktober 2026. Insyaallah lelangnya November-Desember,” ujarnya.

Heri menyebut pengerjaan fisik pembangunan pasar, mulai tahun 2027 – 2028.

“Penyesuaian desain pasti ada, karena harga satuan di pusat berubah pada tahun 2026. Kemarin ada koreksi, sudah kita tindaklanjuti semua. Kita nunggu desk ulang di Jakarta kembali mas,” imbuh Heri.

Pembangunan Pasar Rembang sebenarnya sudah lama digagas, sejak pemerintahan Bupati Rembang, Moch. Salim, kemudian Bupati Abdul Hafidz dan baru diperjuangkan serius hingga muncul anggaran pada masa Bupati Harno.

Sejumlah kalangan mengingatkan adanya perubahan trend belanja masyarakat yang banyak mengandalkan sistem online, sehingga keberadaan pasar tradisional diharapkan tetap mampu menjawab tantangan zaman. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apapun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp 4 miliar.