Kapan Pulang Ke Rumah ?? Belajar Mandiri Di Boarding School Nurussalam MTs N 4 Rembang
Siswi sedang mengobrol di dalam kamar boarding school Nurussalam MTs N 4 Rembang (Sumber).
Siswi sedang mengobrol di dalam kamar boarding school Nurussalam MTs N 4 Rembang (Sumber).

Sumber – Melihat dari dekat seperti apa Boarding School Nurussalam MTs N 4 Rembang atau MTs N Sumber.

Asrama Nurussalam ini khusus perempuan. Jadi kalau siswa setelah sekolah, tidak pulang, tetapi langsung masuk ke asrama. Lokasinya nyaman, lebih-lebih MTs N di Sumber ini sudah menyandang sekolah Adiwiyata tingkat nasional.

Setiap kamar, ukurannya cukup luas, dengan 5 unit tempat tidur tingkat, sehingga bisa diisi 10 anak. Di lantai 1 ada 3 kamar, begitu pun di lantai 2.

Penamaan kamarnya, mengambil nama-nama kota yang kental dengan riwayat sejarah. Misal Kairo, Alexandria dan sejenisnya.

Sore dan malam hari, siswi mendapatkan tambahan ilmu agama. Bapak ibu guru memperoleh jadwal khusus menjadi pengasuh.

Sudah ada puluhan siswa yang memilih boarding school di MTs N Sumber. Salah satunya Febi Wulandari, siswi kelas 8 dari Dusun Kedungwatu, Desa Kedungasem Kecamatan Sumber.

Febi menceritakan banyak aktivitas yang ia kerjakan setelah pulang sekolah.

“Kadang istirahat, atau makan siang, beres-beres kamar, cuci baju. Malam hari, habis sholat Maghrib, mengaji dan sholat Isya’ berjamaah. Sholatnya lebih terjaga, kalau di rumah sering diundur-undur,” ungkapnya.

Febi menimpali sekolah berasrama membuatnya lebih mandiri, karena mencuci baju sendiri dan menyiapkan berbagai perlengkapan juga sendiri.

“Justru lebih seru, karena bareng-bareng dengan temen. Kalau pulang ke rumah, 3 Minggu sekali. Orang tua nengok, seminggu sekali,” imbuh Febi.

Pengasuh Boarding School Nurussalam, Khoirrosyid mengatakan karena orang tua sudah memberikan kepercayaan, maka pihaknya berupaya semakisimal mungkin agar keberadaan asrama memberikan nilai tambah.

“Memang harus lebih ekstra, terkait dengan kedisiplinan dan aturan-aturan. Orang tua sudah mempercayakan anaknya untuk dititipkan di sini,” tandasnya.

Khoirrosyid menimpali tujuan utama boarding school adalah menghasilkan lulusan yang lebih unggul.

“Kita akan perbanyak promosi, bahwa sekolah kami memiliki boarding school,” kata pria asal Winong, Kabupaten Pati ini.

Di Kabupaten Rembang sendiri, baru 2 Madrasah Tsanawiyah Negeri yang menerapkan sistem boarding school. Selain di Sumber, ada pula di Kecamatan Sale. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apapun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp 4 miliar.