
Rembang – Petugas Damkar Pemkab Rembang mengevakuasi 1 indukan ular kobra dan 26 ekor anakan ular kobra. Jenisnya adalah Kobra Jawa yang memiliki bisa mematikan.
Peristiwa di rumah warga Desa Sumberjo, Rembang tersebut menjadi rekor temuan ular kobra terbanyak selama ini di Kabupaten Rembang.
Setelah petugas Damkar menerima laporan Sabtu sore (10 Januari 2026), langsung bergerak ke Desa Sumberjo.
Pelapor menyampaikan rumah itu awalnya dalam kondisi kosong. Namun akan ditempati, sehingga harus dibersihkan.
Saat tumpukan batu bata putih di ruangan dapur akan dibersihkan, tiba-tiba bermunculan anakan ular kobra. Bahkan sempat masuk ke dalam rumah sebelah, sehingga terpaksa harus dibunuh.
“Kemungkinan karena sarangnya dibongkar, sehingga anak-anak ular ambyar,” kata Prasetyo kepada petugas Damkar.
Petugas Damkar yang melakukan pengecekan sekitar lokasi, berhasil mengamankan 1 induk ular kobra dan 26 anakan kobra (6 diantaranya mati).
Ular sebanyak itu, dimasukkan ke dalam galon air mineral, kemudian diamankan ke Posko Damkar Pemkab Rembang.
“Yang induk panjang 1 Meter berada di balik batu bata, sedangkan anakannya masing-masing sepanjang kurang lebih 20 centi meter. Posisinya saling berdekatan mas. Kita selesai evakuasi jam 18.15 Wib,” terang Daniel, salah satu petugas Damkar yang berada di TKP.
Rencananya, sekumpulan ular berbisa itu akan diserahkan kepada petugas BKSDA Jawa Tengah yang berkantor di Blora, untuk dilepaskan ke dalam hutan. (Musyafa Musa).

