Liga Desa Ricuh, Pertandingan Dihentikan !! Apa Pemicunya ?? (Laga Gedangan vs Tlogotunggal)
Penonton masuk ke lapangan saat semi final Liga Desa dan memukul pemain Desa Gedangan, Rembang, Rabu sore (26/11).
Penonton masuk ke lapangan saat semi final Liga Desa dan memukul pemain Desa Gedangan, Rembang, Rabu sore (26/11).

Rembang – Pertandingan babak semi final Liga Desa di lapangan Sepak Bola Desa Mondoteko Rembang, diwarnai aksi penonton menyerbu masuk ke dalam lapangan dan memukul pemain, Rabu sore (26 November 2025).

Pertandingan mempertemukan antara tim Desa Gedangan mewakili Kecamatan Rembang Kota dan tim Desa Tlogotunggal mewakili Kecamatan Sumber.

Awalnya pertandingan berjalan lancar. Namun situasi mulai berubah memanas, saat posisi skor 5 – 1, untuk kemenangan tim Gedangan.

Kapolsek Rembang Kota, AKP AL. Sutikna menuturkan hasil pantauan di lapangan, kejadian pendukung tim Desa Tlogotunggal masuk ke lapangan dan memukul pemain Desa Gedangan, karena terpancing emosi.

Penyebabnya, ada pemain Desa Gedangan diduga jatuh. Pendukung Tlogotunggal menganggap hal itu berpura-pura atau diving.

(Dugaan penyebab lain, salah satu pemain dari Desa Gedangan melakukan provokasi, sehingga memancing emosi, membuat pendukung Tlogotunggal mengejar dan memukul pemain tersebut_Red).

“Tapi memang sebelumnya permainan berlangsung keras, setelah tim Tlogotunggal tertinggal. Kemudian ada kejadian itu, sehingga membuat para pendukung dari Desa Tlogotunggal masuk ke lapangan,” tuturnya.

Kapolsek menambahkan keributan langsung bisa diredakan oleh aparat keamanan. Official tim dan pejabat dari kedua kecamatan juga ikut meredakan situasi, sehingga tidak sampai meluas.

“Setelah keributan, kami dari Polsek Rembang Kota bersama pihak terkait lainnya menenangkan para pendukung, akhirnya bisa dikendalikan,” imbuh Kapolsek.

Evaluasi Liga Desa

Wasit yang memimpin jalannya pertandingan, Fandi Ahmad menyatakan pertandingan resmi dihentikan pada menit ke-63. Hal itu diputuskan setelah ada kesepakatan antara kedua tim dan pihak panitia penyelenggara.

Meski demikian, hasil skor 5 – 1 untuk kemenangan tim Gedangan tetap sah.

“Sesuai aturan pertandingan, skor tetap sah untuk kemenangan tim Gedangan,” tandasnya.

Sementara itu, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa (Dinpermades) Kabupaten Rembang sebagai pihak penyelenggara Liga Desa berjanji akan melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut.

Kepala Dinpermades Kabupaten Rembang, Slamet Haryanto memastikan pihaknya hari Kamis (27/11) akan menggelar rapat dengan panitia dan official, supaya kejadian serupa tidak terulang lagi.

“Kita agendakan rapat dengan panitia dan official, sekaligus evaluasi mas,” kata Slamet.

Menurut rencana, babak final Liga Desa akan mempertemukan tim Gedangan FC (Rembang Kota) dengan tim Kebonagung FC mewakili Kecamatan Sulang, pada hari Minggu 30 November 2025 di Stadion Krida Rembang. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan