Luka Gores Punggung Bayi, Pihak RSUD Beberkan Dugaan Penyebab (Temuan Bayi Di Desa Pandean Rembang)
Bayi saat kali pertama ditemukan pemancing ikan dan setelah menjalani perawatan di RSUD Rembang, Sabtu malam (15/11).
Bayi saat kali pertama ditemukan pemancing ikan dan setelah menjalani perawatan di RSUD Rembang, Sabtu malam (15/11).

Rembang – Sesosok bayi laki-laki ditemukan oleh pemancing ikan di pinggir pantai, dekat bangunan Bumdes Pandean Kecamatan Rembang, Sabtu malam (15 November 2025) sekira pukul 19.30 Wib.

Informasi yang dikumpulkan dari sekitar TKP, awalnya ada seorang wanita dengan gerak gerik mencurigakan, membuang bungkusan plastik ke laut. Lantaran penasaran, ada pemancing ikan berusaha menjangkau dan menarik bungkusan tersebut dengan kail pancing.

Begitu dicek, ternyata isinya bayi, pemancing ikan langsung meneruskan informasi itu kepada warga sekitar dan selanjutnya dilaporkan ke kepala desa maupun aparat kepolisian.

Kapolsek Rembang Kota, AKP AL. Sutikna membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan bayi sudah dibawa menuju RSUD dr. R. Soetrasno Rembang.

“Betul, ada temuan bayi laki-laki. Kasusnya ditangani Unit 4 Satreskrim Polres Rembang. Untuk konfirmasi lebih lanjut, bisa langsung ke Unit 4 mas,” terang Kapolsek.

Sementara itu Direktur RSUD dr. R. Soetrasno Rembang, dr. Samsul Anwar menjelaskan kondisi bayi secara umum sehat dan menangis kuat.

Ada luka goresan di bagian punggung bawah, kemungkinan terkena kail pancing.

“Panjang badan 47 centi meter, sedangkan berat badan 2.510 Gram,” bebernya.

Kalau melihat keadaan bayi, diperkirakan belum lama lahir.

“Termasuk baru mas, karena tali pusar, bekasnya baru dipotong. Bayi dihangatkan, dikasih oksigen. Alhamdulilah bagus, baik-baik saja,” imbuh dr. Samsul Anwar.

Soal kemungkinan ada pihak-pihak yang ingin mengadopsi bayi, pihak RSUD menyarankan agar menunggu hasil penyelidikan aparat kepolisian.

“Kita fokus pada perawatan bayi. Siapa-siapanya yang membuang bayi, ya nanti biar polisi yang menangani,” pungkasnya.

Kasat Reskrim Polres Rembang, AKP Alva Zakiya Akbar melalui Kanit 4 Satreskrim, Ipda Joner Turnip saat dihubungi menyampaikan pihaknya masih melakukan penyelidikan, guna mengungkap terduga pelaku pembuang bayi dan apa motifnya.

“Masih penyelidikan pak,” ujar Ipda Joner. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan