
Pamotan – Calon lokasi Pembangunan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (YTP) 888 yang semula akan berada di sebelah timur Desa Pamotan, sudah hampir pasti akan dipindah ke lokasi lain, di lahan Perhutani sebelah timur Balai Desa Bangunrejo Kecamatan Pamotan.
Kepala Desa Bangunrejo, Kusminanto mendukung penuh rencana tersebut. Ia beralasan keberadaan batalyon untuk menopang ketahanan pangan yang menjadi program unggulan Presiden Prabowo Subianto.
“Di dalam batalyon ada usaha pertanian, peternakan dan perikanan. Jadi warga sini ya senang sekali, sekaligus untuk menambah persaudaraan dan meningkatkan semangat keakraban antara TNI dan warga. Intinya kami sangat setuju YTP 888 berada di desa kami,” terangnya.
Sementara itu, Komandan Kodim Rembang, Letkol Arm. Winner Fradana Dieng membenarkan calon lahan yang akan menjadi lokasi YTP 888 pindah, karena titik di Desa Pamotan merupakan kawasan hutan kemasyarakatan, yang sudah dikerjasamakan dengan gabungan kelompok tani hutan (Gapoktanhut) Sari Wono Mukti Desa Pamotan.
“Jadi itu masuknya semacam hutan sosial dan dikelola oleh Gapoktanhut, sehingga tidak layak untuk area pembangunan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan,” beber Dandim.
Winner menambahkan untuk calon lokasi yang kedua di Desa Bangunrejo ini sudah disurvei oleh tim gabungan dari satuan atas pada hari Selasa pekan ini (23 September 2025).
“Lokasinya juga strategis. Calon lokasi yang pertama itu kan, sebelah kanan jalan kalau dari arah Pamotan, nah yang calon lokasi kedua ini sebelah kiri jalan (dari arah Pamotan_Red),” imbuhnya.
Jika mengacu rencana awal, Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (YTP) 888 di Kabupaten Rembang ini, akan diperkuat antara 500 – 1.000 personil TNI. Luas lahannya ditargetkan sekira 84 hektar. (Musyafa Musa).

